Menunggu Hasil Lelang, Mulai Hari Ini Jabatan Kadisdukcapil Sementara Diisi Plt

GARUT, (GE).- Hingga saat ini jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil masih kosong, karena ditinggalkan Kepala Dimas terdahulu sayang tersandung kasus. Sementara ini Jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Garut diisi sementara oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Pejabat Plt Kadisdukcapil tersebut secara resmi akan mulai hari ini, 1 Maret 2017.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Garut Burdan Ali Junjunan, Plt Kadisdukcapil memiliki tugas yang sama seperti Kadisdukcapil definitif. Meski begitu, kewenangan yang diberikan masih terbatas pada hal-hal yang bersifat administratif.

“Kalau kewenangan straregis seperti memindahkan orang, mengubah anggaran, itu tidak bisa dilakukan Plt. Setidaknya Plt Kadisdukcapil Garut dapat menjalankan tugasnya sementara dalam hal menangani dokumen kependudukan karena sifatnya penting,” katanya, Rabu (28/2/2017).


Burdan sendiri enggan menjelaskan detail siapa pejabat Plt yang ditunjuk itu. Namun ia memastikan, penempatan Plt Kadisdukcapil Garut bertujuan untuk mengisi kekosongan sementara.

“Lihat saja nanti siapa yang datang untuk ngantor,” tukasnya.

Terkait lelang jabatan Kadisdukcapil, Burdan memaparkan prosesnya telah dimulai sejak Senin awal pekan ini. Proses tersebut dimulai dengan pendaftaran secara terbuka bagi para pejabat yang memenuhi syarat selama dua pekan ke depan.

“Waktu pendaftaran itu dilakukan hingga dua minggu ke depan. Selanjutnya pansel (panitia seleksi) melihat ada berapa orang pelamarnya. Lalu dilakukanlah sejumlah tes seperti tes psikologi di lab Unpad (Universitas Padjadjaran) dan tes kemampuan oleh lima pakar yang kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” jelasrnya.

Pada tes kemampuan, para pejabat yang melamar posisi jabatan Kadisdukcapil akan diminta membuat tulisan bila yang bersangkutan menjadi Kadisdukcapil. Tulisan inilah yang akan dinilai dan menjadi bahan pertanyaan bagi para pakar saat tes wawancara berlangsung.

“Nanti hasilnya kelihatan, lima pakar ini akan menyerahkan daftar nama pejabat terbaik selama proses seleksi kepada Bupati Garut. Setelah itu, bupati menilai dan menyodorkan nama-nama itu ke Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri) untuk mendapat legitimasinya,” ujarnya.

Burdan menyebut seluruh tahapan dari mulai pendaftaran hingga terpilihnya Kadisdukcapil yang baru, akan berlangsung dalam kurun waktu satu setengah bulan. April mendatang menjadi target Kadisdukcapil definitif memulai tugasnya.

“Kalau sesuai hitungan rasional, semua ini akan memakan waktu selama satu bulan setengah. Diperlukan proses hingga meminta legitimasi Kemendagri. Jadi tidak terburu-buru sifatnya. Selama itu pulalah, Plt Kadisdukcapil bertugas,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, peneliti LSM Masyarakat Peduli Anggaran Garut (Mapag), Haryono, meminta agar layanan publik di Disdukcapil tak terganggu oleh kosongnya pejabat Kadisdukcapil definitif.

“Saya tidak tahu bila kekosongan jabatan kepala di Disdukcapil Garut saat ini berdampak pada pelayanan publik atau tidak. Saya berharap jangan sampai pelayanan administrasi terganggu,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

 

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI