Mengerikan! Wabah HIV/AIDS Merata di 26 Kecamatan Kabupaten Garut

KOTA, (GE) – Pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Garut hingga bulan November 2015 tercatat meningkat. Saat ini jumlahnya mencapai 435 orang. Sebelumnya jumlah pengidap HIV/AIDS sampai bulan Oktober sebanyak 425 orang. Berdasarkan pendataan sampai akhir November, jumlah pengidap bertambah 10 orang.

Menurut Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kabupaten Garut, Denden Supresiana, penambahan jumlah pengidap ini menjadikan rekor tersendiri pada tahun ini (2015). Biasanya setiap bulan saat mengadakan tes HIV/AIDS hanya ditemukan tiga sampai lima orang saja.

“Ya, November ini jadi bulan peningkatan yang sangat signifikan pada tahun ini (2015/red) . Soalnya ditemukan hingga 10 orang yang terpapar,” ucap Denden, Jumat (4/12/2015).

Dikatakannya, pada Hari AIDS sedunia merupakan ajang sermonial saja yang diperingati setiap tahunya. Namun yang penting dari momentum hari AIDS sedunia menghilangkan stigma negatif yang selalu disandangkan pada terpapar HIV/AIDS. Denden menyebutkan, HIV/AIDS tidak mudah dan sangat gampang untuk dihindari. Jadi perlu adanya penjelasan kepada masyarakat mengenai penyakit tersebut.

“Penyebaranya melalui tiga cairan, yakni seprma, darah dan air susu ibu. Selain dari itu penyebarannya tidak akan tertular serta sangat mudah untuk menghindari,” jelasnya.

Ditambahkannya, stigma negatif tersebut justru sangat mengkhawatirkan bagi para terpapar HIV/AIDS. Pasalnya lingkungan sosial yang tidak kondusif akan membuat pengidapnya tidak bisa berkembang.

Penyebaran HIV/AIDS, menurut Denden hampir merata di 26 kecamatan di Kabupaten Garut. “Sampai saat ini untuk mematahkan stigma negatif pada terpapar HIV/AIDS memang terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Penyebaran HIV/ AIDS di Kabupaten Garut kini merata di 26 kecamatan.” Bebernya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN