Mengaku Pegawai PT.Pos, Pengedar Materai Palsu Diciduk Polisi

LELES, (GE).- Setelah vaksin palsu dan kartu BPJS palsu berhasil terungkap, kini di Garut muncul kasus pemalsuan lainnya, yaitu aksi pemalsuan materai. Dalam melakukan aksinya modus pelaku mengaku sebagai pegawai PT. Pos. Beruntung, saat melakukan aksi di kawasan Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pemalsu materai yang hendak menjual barang palsunya ini berhasil diciduk polisi. Sabtu (30/07/2016)

Anggota dari Satuan Jatanras Polres Garut berhasil mengungkap kasus penjualan materai palsu dari salah seorang tersangka berinisial A. Saat disergap, ‘A’ hendak bertransaksi di kawasan Kecamatan Leles, dari tangan tersangka Polisi berhasil menyita barang bukti berupa materai palsu sebanyak ratusan lembar.

Ratusan lembaran materai palsu yang diamankan dari tangan tersangka ini merupakan sisa materai palsu yang sebagian telah berhasil dijualnya. Pelaku diketahui telah menjual dengan harga Rp 5000 per lembar, harga ini tentunya lebih murah dari harga materai asli yang biasanya dijual Rp 6000 per lembar.

Demikian diungkapkan KBO Reskrim Polres Garut, IPTU. Tedi Sigit, kepada sejumlah awak media.

“Ya, saat kita ditangkap pelaku mengaku sebagai petugas dari PT. Pos, namun ketika diminta menunjukan identitasnya, pelaku tidak bisa menunjukanya.” Tandasnya.

Saat ini Polisi masih menanganai kasus ini lebih lanjut. Polisi menduga tempat mencetak meterai palsu ini berada di wilayah luar Garut. Sementara itu, barang bukti berupa 500 lembar lebih materai palsu segera dikirim ke Puslabfor Mabes Polri untuk penelitian lanjutan. (Idrus Andriawan)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN