Mengaku Anggota Banser dan Ditugaskan Polisi untuk Merazia Motor Kosong, Pemuda Ini Sempat Akan Diamuk Masa

PAKENJENG, (GE).- Warga Pakenjeng dan sekitarnya sempat dihebohkan dengan tertangkapnya seorang pemuda yang meresahkan. Pemuda yang belakangan diketahui bernama Deri (22) ini sempat akan melakukan “razia” motor kosong dengan caranya sendiri. Modusnya pun terbilang nekat, ia mengaku ditugaskan polisi untuk merazia motor kosong di sejumlah tempat, disamping itu, ia juga mengaku-ngaku sebagai anggota Banser NU.

Beruntung, sebelum aksinya berlanjut, warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut berhasil membongkar aksi tipu-tipunya dan sekaligus mengamankannya. Pelaku yang diketahui warga Kampung Ciloa, Desa Margalakasana, Kecamatan Bungbulang ini diamankan warga Kampung Ciloa, sekira pukul 18.00, Minggu malam (31/07/2016).

“Ya, pemuda ini mengaku sebagai anggota Banser NU dan mengaku juga ditugaskan Polisi untuk merazia motor kosong. Namun, ia tidak bisa menunjukan surat surat resmi. Karena khawatir diamuk massa, ia saya amankan di rumah.” Ungkap Kades Tegalgede, Kartika Ernawati, kepada “GE.”

Sementara itu, Ketua Banser NU Garut Selatan (Garsel), Muhammad Rif’at sempat kesal mendapati kabar ini. Ceng Rif’at, sapaan akrab Ketua Banser Garsel yang kebetulan tengah berada di lokasi pengajian yang tak jauh dari TKP langsung mendatangai rumah Kades Kartika. Namun, setelah ditemui ternyata yang diamankan tersebut bukanLah anggotanya.

“Ya, tentu saja saya sempat kesal mendengar kabar ini. Namun setelah dicek ternyata pelaku bukan anggota kami (Banser/red.). Kasus ini kita serahkan saja ke pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti.” Tandasnya.

Selajutnya, sekira pukul 20.30 Wib, Kades Tegalgede, akhirnya menghubungi anggota Polsek setempat untuk mengamankan pemuda nekat ini. Pada malam itu juga Polisi memborgol dan membawa pelaku untuk diperiksa lebih lanjut. (Useu G Ramdani)***