Menegangkan, Warga Pakenjeng Bentrok dengan Satpam Perkebunan PT. Condong

SEJUMLAH warga tampak berjaga-jaga di pintu masuk perkebunan Pt. Condong di Kampung Cimareme Desa Situgede Kecamatan pakenjeng, Garut Jawa Barat, Kamis (16/6/2016).*
PAKENJENG, (GE).– Berawal dari kasus perselingkuhan yang terjadi antara oknum satpam PT. Condong dengan seorang perempuan bersuami asal kampung Cimareme, Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, kini warga setempat mengaku resah. Pasalnya,  puluhan oknum Satpam bersenjata tajam tiba-tiba menyerang warga, Senin, (13/06/2016).
Saat penyerangan berlangsung kondisi Kampung Cimareme sedang sepi. Sehingga bentrokan fisik pun bisa dihindari.
Salah seorang warga kampung Cimareme, yang sekaligus sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tegalgede, Epen Sopendi (37), menceritakan kronoligis kejadian. Menurut Epen, kasus penyerangan oknum Satpam PT. Condong, berawal dari digerebegnya salah seorang oknum Satpam PT. Condong, yang kedapatan sedang berada didalam rumah salah seorang perempuan yang memiliki suami. Saat itu, suami dari perempuan tersebut sedang bekerja di luar kota.
Setelahnya ada penggerebegan, lanjut Epen, dilakukan mediasi dari kedua belah pihak, dan membuahkan kesepakatan yaitu pos penjagaan Satpam PT. Condong yang ada di area pemukiman warga tersebut, dinonaktifkan.
Tetapi rupanya kesepakatan itu dilanggar oleh pihak PT. Condong, bahkan ada penambahan personil Satpam, yang berjaga. Wargapun geram, dan melempari kaca pos satpam tersebut hingga pecah. Selain itu warga sempat menyegel pintu masuk pos Satpam PT. Condong tersebut.
Tak terima dengan apa yang warga lakukan, keesokan harinya, saat suasana kampung Cimareme masih sepi karena para laki-lakinya berada di kebun, puluhan oknum Satpam dengan bersenjatakan golok serta pentungan kayu, menyerbu kampung Cimareme dan mengancam serta menantang warga untuk berkelahi.
Untung saja kejadian tersebut tidak berkepanjangan, komandan regu Satpam PT. Condong bisa meredam upaya penyerangan yang akan dilakukan oleh anak buahnya terhadap warga. Akhirnya setelah Polisi tiba di lokasi, para oknum satpam, keluar dari area Kampung Cimarema, sedangkan sebagian barang bukti, diamankan petugas Polsek Pakenjeng.
Saat ini, masyarakat Kampung Cimareme merasa tidak nyaman dan resah, karena takut terjadi serangan susulan dari oknum Satpam PT. Condong. Warga meminta aparat Kepolisian bisa memediasi agar ada jaminan keselamatan warga setempat.
“Terus terang saja kami masih ketakutan pascapenyerangan tempo hari. Hawatir penyerangan susulan kami berjaga-jaga di pintu masuk PT. Condong,” kata Epen kepada “GE”, Kamis (16/6/2016). Useu G Ramdani***