Mendikbud Dorong Masyarakat Garut agar Mencintai Film Karya Anak Bangsa

GARUT, (GE).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya mendorong masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk meningkatkan kecintaannya terhadap produk film Indonesia yang memiliki pesan pendidikan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu di antaranya dengan menggelar kegiatan nonton bareng.

“Pemutaran film ini agar dapat menumbuhkan minat masyarakat sehingga semakin mencintai produk film Indonesia,” kata Kepala Sub Bidang Tenaga Perfilman Pusat Pengembangan Perfilman pada Kemendikbud, Puspa Dewi, saat acara nonton bersama “My Stupid Bos” di Markas Kodim 0611 Garut, Jumat (13/4/18).

Puspa menuturkan, Pusat Pengembangan Perfilman memiliki banyak program untuk mendorong masyarakat Indonesia lebih mencintai film layar lebar karya anak-anak bangsa. Salah satunya, dengan memutarkan film yang banyak ditonton di bioskop untuk diputar kembali di daerah terpencil atau perkotaan yang tidak punya fasilitas ruang bioskop seperti di Garut.


“Program memutarkan film di daerah terpencil atau perkotaan di daerah agar bisa menikmati film Indonesia sehingga terdorong juga masyarakat untuk membuat film,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini perfilman Indonesia sedang tumbuh pesat. Bahkan jumlah penontonnya terus meningkat. Sekarang bisa mencapai sebanyak 42 juta penonton.

Namun, jumlah bioskop yang tersedia, hanya 1.600 layar. Artinya belum ideal jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

“Selama ini, bioskop itu hanya ada di kota besar. Karena itu kita putar di sini untuk menyampaikan pesan-pesan yang mengandung pendidikan karakter, dan tentunya menghibur,” katanya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyatakan, kegiatan nonton film layar lebar bersama dan diskusi tentang perfilman itu dalam rangka memperingati Hari Film Indonesia.

Ia menyampaikan, film yang ditayangkan secara terbuka bagi masyarakat Garut itu merupakan hasil pilihan. Film yang memenuhi kriteria, yakni unsur pendidikan dan kebudayaan, serta film yang layak tonton bagi masyarakat.

“Ini untuk menghibur masyarakat dan juga menyampaikan pesan menggelorakan perfilman Indonesia, khususnya di daerah Dapil saya ini (Garut),” katanya.

Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di daerah pelosok Garut, Kecamatan Cikajang, dan sejumlah daerah lainnya di Garut. (MHI/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI