Menata Kepariwisataan Garut, PHRI Mengajak Para Pengusaha Hotel-Restoran Bersinergis

Salah satu perhotelan di kawasan wisata Garut./ foto: ISTIMEWA.***

GARUT,(GE).- Tak diragukan lagi, keberadaan sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Garut telah menjadi daya tarik wisatawan, baik lokal, regional bahkan internasional. Belakangan banyak pelaku usaha yang kepincut untuk berinvestasi dalam bisnis kepariwsitaan di Garut. Tak heran, kini sejumlah hotel berbintal mulai bermunculan di sejumlah kawasan wisata Garut.

Bermunculannya sejumlah hotel berbintang ini mendapat sambutan positif dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut. Menurut PHRI, hal tersebut menunjukan prospek yang baik untuk mengembangkan bisnis kepariwisataan di Garut.

Sekretaris BPC PHRI Kabupaten Garut, Tanto Sudianto, berharap hadirnya sejumlah hotel berbintang di Garut tidak hanya mengejar keuntungan semata. Para pengusaha hotel hendaknya bisa juga berpasrtisipasi aktif dalam pelestarian alam Garut.


“Jangan sampai alam Garut yang indah dan sejuk kemudian rusak sehingga berpengaruh terhadap penurunan tingkat kunjungan wisatawan dan berdampak terhadap tingkat kunjungan tamu hotel,” ujarnya, Rabu (29/08/2018).

Ditegaskannya, keberadaan hotel harus bisa merepresentasikan promosi dan pemasaran produk-produk lokal. Dengan demikian kearifan lokal yang ada dapat tumbuh berkembang beriringan dan saling melengkapi.

“Di sisi lain,hadirnya beberapa hotel bintang yang baru di Garut merupakan pekerjaan rumah bagi Pemda Garut. Pemda harus lebih serius dalam menata regulasi pembangunan kawasan wisata, infrastruktur, serta kesadaran wisata masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, Pemda (Garut) harus lebih serius dalam menjaga bisnis akomodasi agar dapat berjalan sehat melalui kajian-kajian yang tepat. Hal ini untuk menyeimbangkan jumlah kunjungan wisata dengan tumbuhnya sejumlah hotel baru.

” Kami (PHRI Garut/red) mengimbau kepada seluruh pengelola hotel dan restoran,khususnya yang baru tidak bersifat ekslusif,” tukasnya.

Diharapkannya, para pengusaha hotel dan restoran mau bergabung dalam keanggotaan PHRI sebagai asosiasi formal bagi para pengusaha hotel dan restoran.

“Sehingga nantinya dapat bersama sama berkomunikasi, berdiskusi dan bertukar wawasan dalam membangun dan mengembangkan pariwisata daerah ke arah yang lebih baik,” tandasnya.(Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI