Memasuki Libur Panjang, Arus Lalin Garut Diprediksi Macet

TARKID, (GE).-  Menjelang libur panjang Kamis – Minggu besok, Polres Garut menyatakan siap mengamankan suasana liburan terutama terkait kemungkinan peningkatan volume kendaraan di jalan raya yang mengakibatkan kemacetan.

Menurut Kasat Lantas Polres Garut AKP Ardi Wibowo, arus lalu lintas menuju Garut diprediksi meningkat sejak Rabu (4/5) sore ini. Sistem satu arah atau one way akan diterapkan jika kemacetan terjadi hingga Jalan Cagak, Nagreg.

Ardi Wibowo, mengungkapkan, jalur Kadungora, Leles hingga menuju kawasan wisata Cipanas di Tarogong Kaler menjadi titik kemacetan. Terjadinya penyempitan jalan di kawasan Kadungora sampai Leles menjadi salah satu penyebab kemacetan.

“Kalau misalnya sampai Cagak kemacetannya, maka kami akan melakukan one way. Tadi kami sudah memonitor dari NTMC Polda Jabar, arus kendaraan dari tol Cipularang juga sudah tinggi. Apalagi, seperti kita ketahui Garut sekarang ini jadi salah satu tempat tujuan wisata,” kata Ardi di Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (4/5).

Selain akses masuk menuju Garut, tambah Ardi, pihaknya juga telah menyiapkan personil dari jajaran Satlantas dan Polsek di sepanjang jalur wisata. Seperti jalur menuju Darajat.

“Kami prediksi kendaraan yang datang akan meningkat sampai dua kali lipat dibanding hari libur biasa. Sejumlah cara bertindak sudah kami siapkan untuk antisipasi kemacetan,” ucapnya.

Kepadatan kendaraan, lanjut Ardi, juga akan terjadi di wilayah Limbangan, Lewo, dan Malangbong. Di wilayah tersebut terdapat sejumlah persimpangan dan pasar yang bisa menghambat arus kendaraan.

“Semoga saja pengalihan arus lalulintas tidak sampai diberlakukan. Kami khawatirkan pengendara kebingungan. Bisa saja mereka yang baru masuk Garut tidak tahu jalur-jalur pengalihan,” ujarnya.

Ardi berharap agar seluruh pengendara menaati segala aturan yang berlaku. Pengendara jangan sampai melakukan contraflow sehingga akan membuat kondisi arus semakin parah dalam kepadatan.

“Kita dari Satlantas akan berusaha maksimal memberikan pelayanan penuh terhadap pengendara agar nyaman saat berkendara. Tapi kami meminta agar pengendara tidak melawan arus,” katanya

Ardi juga menyebutkan, momentum libur panjang kali ini juga akan dijadikan referensi untuk rekayasa lalulintas pada saat arus mudik dan balik lebaran nanti. “Ini akan jadi bahan untuk pengelolaan arus musik lebaran nanti,” pungkasnya. (Slamet Timur).***

BAGIKAN