Melanggar Aturan, Ratusan APK Ditertibkan Petugas di Sejumlah Titik

Sejumlah petugas saat menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di kawasan Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Selasa (13/02/2018)/ foto: Hendra/ GE.

GARUT, (GE).- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Anggota Polsek, Koramil dibantu PPL Kecamatan Bayongbong mulai menertibkan alat peraga kampanye (APK). Penertiban APK ini dilakukan sehari menjelang pengumuman dan penetapan serta pengundian nomor urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut yang akan bertarung dalam Pilkada serentak 2018.

Menjelang pilkada serentak 2018, sejumlah APK tampak bertebaran. Misalnya di sepanjang jalan protokol di wilayah Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Banyaknya atribut kampanye yang terpasang cukup menyulitkan petugas, bahkan penertiban APK di sejumlah titik harus dilakukan hingga menjelang petang, Selasa (13/2/2018).

Kasi Trantib Bayongbong Deni Sunarya, S.E., mengatakan, petugas berhasil menertibkan dan menyita sebanyak 475 alat peraga kampanye, APK tersebut kemudian diamankan.


“Penertiban APK, secara bertahap mulai melepaskan  APK dari perbatasan wilayah Kecamatan Cilawu, Cisurupan, Sukaresmi, Pasirwangi, Samarang sampai perbatasan Kecamatan Tarogong Kidul,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Bayongbong, H. Agus Nazar mengungkapkan, selama belum memasuki masa kampanye dan ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati, kewenangan penindakan APK berada di tangan Satpol PP.

“Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Alat peraga kampanye yang dianggap melanggar, yakni dipasang tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, dan/atau taman dan pepohonan,” ujarnya.

Agus Nazar menambahkan, memasuki masa kampanye tanggal 15 Februari sampai 23 Juni 2018, Panwaslu Kecamatan Bayongbong akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja untuk ikut membantu menertibkan APK yang melanggar. (Hendra YG) ***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI