Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS : Pesantren Menjadi Garda Terdepan dalam Menjaga Keutuhan NKRI

GARUT, (GE).- Demi keharmonisan berbangsa dan bernegara, pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika perlu terus disosialisasikan. Dengan demikian diharapkan masyarakat selalu ingat akan arti pentingnya pilar kebangsaan tersebut, sehingga bisa mewujudkan negara beradab yang berdaulat.

Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra, saat bersilaturrahmi sekaligus menggelar acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Acara yang mayoritas dihadiri para santri dan pelajar ini telah berlangsung di Kompleks Pesantren Al Furqon, Kampung Galumpit Kudus, Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Selasa (21/2/2017).


“Saya berharap, Pesantren menjadi Garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutur Supiadin AS, saat menyampaikan materinya dihadapan ratusan hadirin.

Dalam kesempatan ini, Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS yang bertindak sebagai pemateri utama, didampingi Dr. Wawan Gunawan MA sebagai pemateri ke dua, dengan moderatornya Ustadz Eep Saeful.

Sementara itu, peserta yang hadir tampak antusias mengikuti acara dari awal hingga akhir. Selain ratusan santri, siswa siswi SMA Plus Nurul Iman serta tokoh masyarakat setempat, dalam acara ini juga dihadiri alumi Pesantren Al-Furqon.

Dalam kegiatan ini juga, Tubagus Hamzah (Bagus) Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Garut bersama Kapolsek Leles turut serta mendampingi Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS kembali mengingatkan, agar para santri serta pelajar jangan sampai terlena dengan acara-acara televisi yang kurang bermanfaat. Dikhatairkannya, budaya luar akan menggerus rasa cinta Kita kepada budaya lokal.

“Santri harus menjadi pelopor dan Garda terdepan menjaga Kebhinkeaan Dan keutuhan NKRI.” Tandasnya.

Sementara, Dr. Wawan Gunawan MA, dalam menyamapaikan materinya terkait bagaimana pentingnya penerapan Pancasila dalam sebdi-sendi kehidupan. Menurutnya, Pancasila harus digali dari akar budaya bangsa. “Maka kembali kepada Pancasila adalah kembali kepada jati diri sendiri,” ungkapnya. (ER/Adv,)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI