Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS : Anak Muda Jangan Sampai Terjerumus Paham Radikal

BANDUNG, (GE).- Sebagai wujud kepeduliannya akan nasib bangsa, khususnya kaum muda, Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra, yang merupakan anggota DPR-MPRRI dari Fraksi Partai NasDem kembali menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Dalam gelaran sosialisasi kali ini, Mayjen (Purn) Supiadin AS secara khusus mengundang kaum muda dari kalangan intelektual muda kampus. Acara yang diikuti sekira 200 orang peserta ini telah berlangsung di salah restoran khas Sunda, yakni RM Ponyo, Bandung, Jawa Barat. (27/02/2016).

Anggota DPR-MPRRI Komisi I yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan masyarakat ini, tak kenal lelah menyampaikan pentingnya pengamalan Empat Pilar Kebangsaan pada semua segmentasi masyarakat.

Kali ini, Purnawirawan TNI berbintang dua ini menyampaikan materi Empat Pilar Kebangsaannya dihadapan ratusan peserta, diantaranya, mahasiswa UIN, Al Ma’soem serta Keluarga Besar PMII dan Para Senior PMII Jawa Barat.

Dalam penyampaian materinya, Mayjen TNI Supiadin AS, mengajak kaum muda, khususnya para mahasiswa untuk mewaspadai paham paham yang akan merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya menghimbau kepada kaum muda. Khususnya para mahasiswa untuk mewaspadai paham paham radikal, yang nantinya dikhawatirkan akan merusak persatuan dan kesatuan NKRI ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kang Jalal, salah seorang Senior PMII Jawa Barat mengatakan, sosialisasi Empat Pilar ini sangat penting untuk mencegah paham radikal yang akan merusak NKRI, khususnya kaum muda. Diharapkannya, acara seperti ini bisa lebih dimaksimalkan.

“Empat Pilar ini sangat penting terus disosialisasikan untuk mencegah berbagai paham radikal. Saya harap, acara sosialisasi seperti ini bisa lebih dimaksimalkan, untuk mencegah anak muda agar tidak mudah terjerumus berbagai paham radikal.” Ungkapnya.

Selain Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS yang menjadi pemateri utama, dalam acara sosialisasi yang dimoderatori oleh Tedi Irawan, salah seorang senior PMII. Panitia juga menghadirkan Wawan Gunawan yang merupakan aktivis Pluralisme. (ER)***