“Maung Sancang” Terancam Bubar, Bupati Siap Ambil Alih Persigar

GARUT,(GE).- Baru-baru ini, Bupati Garut, Rudy Gunawan dengan tegas bersedia mengambil alih kepengurusan Persigar, club kebanggaan masyarakat Garut berjuluk “Maung Sancang.” Hal ini akan dilakukan Bupati jika kepengurusan Persigar yang dipimpin Dadang Johar benar-benar mengungdurkan diri.

“Ya, saya bertanggung jawab terhadap Persigar. Kalau misalnya kepengurusan sekarang mengundurkan diri atau tidak bisa melakukan penggalangan dana. Saya, sebagai pemerintah daerah akan mengambil alih,” katanya, Kamis (17/8/2017).

Rudy menegaskan, di setiap organisasi harus ada manajemen penggalangan dana. Ia mengaku telah melakukan penggalangan dana untuk membantu Persigar. Namun ternyata para pengusaha termasuk bank memberikannya kecil.


“Bahkan banyak pengusaha yang menolak memberikan bantuan, katanya Persigar itu pengelolaannya ekslusif. Itu bukan kata saya tapi kata pengusaha. Katanya pengelolaan Persigar itu eksklusip. Jadi para pengusaha juga tidak mau membantu padahal saya sudah kumpulkan para pengusaha itu,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam dunia sepak bola ketua umum itu memang harus berkorban, sementara pengelolaan Persigar tidak bisa dianggarkan dari APBD.

“Kalau pun diusahakan ada bantuan tetapi mekanismenya harus melalui Koni. Dan itu pun nilainya tidak besar karena harus disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Aturan larangan itu dari BPK,” tukasnya.

Sementara itu, terkait rencana Persigar akan mundur di putaran ke dua liga III, Ia menegaskan Persigar akan diambil alih.

“Kalau memang Pak Dadang mau mundur, Ya diambil saja sama kita. Persigar itu akan terus berjalan. Kalau memang mundur, Ok lah. Sekarang ini Persigar Garut tidak akan bubar. Ganti saja kepengurusannya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Persigar Garut, Dadang Johar Arifin menyatakan tidak akan ikut serta pada putaran dua liga III yang akan digelar secara serentak pada 23 Agustus mendatang. Dadang menilai, selama ini tidak ada itikad yang serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Garut perihal pendanaan untuk membantu Persigar. Mulai dari persiapan hingga berahirnya putaran pertama liga III ini seluruh kebutuhan Persigar dikeluarkan dari dana pribadi.

“Selama ini Bupati hanya memberikan janji-janji palsu saja. Sementara kita sudah melakukan bukti terhadap Persigar,” tandasnya.

Dadang menegaskan, akan menarik diri jika Pemda tidak mau membantu. “Saya akan menarik diri jika kondisinya seperti ini terus, jujur saya tidak sanggup lagi membawa Persigar kalau pemerintah tidak campur tangan dalam melakukan pendanaan perihal Persigar,” ungkapnya.(Alle)****

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI