“Maung Sancang” Siap Berlaga di 16 Besar Super Liga Jalapa

Ketua Persigar, H. Dadang Johar Arifin (beerkaca mata) didampingi Pelatih Persigar, Ega Raka Galih, usai diwawancarai sejumlah awak media, belum lama ini./ foto: Jay Wijaya/GE.

GARUT,(GE).- Pada babak 16 besar Super Liga Jago Bola Pasundan  (Jalapa) Liga 3 PSSI zona Jawa barat 2107. Dalam bakak 16 besar ini Persigar Kabupaten Garut akan bertanding di Stadion Kuningan, Kabupaten Kuningan mulai Sabtu (16/9) melawan PSGJ Kabupaten Cirebon.

Persigar Kabupaten Garut yang kini dijuluki tim Maung Sancang Garut  masuk dalam grup K bersama Persikab Kabupaten Bandung, Maung Anon Bandung FC (Persib U 21), dan PSGJ Kabupaten Cirebon.

Ketua Persigar Dadang Johar Arifin mengatakan, kendati timnya kehilangan 4 pemain pilar, karena menerima dua akumulasi kartu kuning dan dua cedera. Namun, Maung Sancang siap tampil penuh motivasi untuk merebut tiket ke babak selanjutnya.


“Kami tak gentar dengan nama Bandung. Kami juga pernah tahan imbang Bintang-bintang Persib di Garut. Bola itu bundar, kami siap meladeni nama Persikab dan Maung Anom, apalagi main ditempat netral,” kata Dadang, Rabu (13/9/2017).

Dadang menambahkan, dengan segala keterbatasan anak anak siap mengharumkan, dan membela nama Kabupaten Garut untuk bertarung di babak perdelapan final nanti.

Sementara itu, pelatih Persigar asal Karawang, Ega Raka Galih, mengatakan, anak buahnya siap tempur  habis-habisan untuk maraih tiket ke babak knock out (KO) delapan besar. Ia mengaku, sudah mempersiapkan taktik dan strategi guna menghadapi tim superior asal Kota Bandung, yakni Maung Anom FC.

“Kita beberapa kali melakukan simulasi latihan taktik. Karena kita kehilangan 4 pemain. Tentunya ada perubahan komposisi dan susunan pemain,” kata mantan pelatih fisik Persija Jakarta itu.

Ega mengaku sempat memburu pemain pemain Persikotas. Namun, setelah ditanyakan ke Asprov PSSI Jawa Barat ternyata pemain tersebut tidak boleh bertanding, karena sebelum bermain di Persikotas, pemain nomor punggung 25 itu sempat bermain pula di Liga 3 membela Cilacap.

“Makanya kita mamfaatkan pemain yang ada, syukur-syukur besok atau lusa ada pemain tambahan. Kita masih menunggu mantan pemain Persitas Kabupaten Tasik yang main pada tahun 2014. Dan juga menunggu kabar lainnya dari Jakarta.” katanya.

Menurut Ega, anak-anak sekarang ini tambah motivasi saat diketahui satu grup dengan pemain Bandung. “Kami akan mamfaatkan tempat bertanding di area netral. Dan kami mengharapkan kolektivitas dan motivasi anak anak serta keberuntungan tempat bermain,” ujarnya.

Kabar terakhir yang diterima dari pengurus Persigar, sudah bergabung pemain asal Kabupaten Karawang, Deni, yang berposisi sebagai gelandang serang. (Jay)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI