Massa Pendukung Bakal Calon Kades Depok Gruduk Kantor Kecamatan Pakenjeng

GARUT, (GE).- Puluhan masa pendukung bakal calon Kades Depok, Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut, mendatangi kantor kecamatan. Kedatangan masa tersebut, akibat dari buntut permasalahan kegagalan Ade Kurniawan, untuk maju menjadi calon kades depok.

Gagalnya Ade Kurniawan melangkah dari bakal calon menjadi calon, akibat diragukannya keaslian ijazah SD milik Ade oleh panitia pilkades depok. tidak puas dengan keputusan panitia, massa pendukung Ade Kurniawan melakukan protes keras terhadap panitia.

Walaupun aksi tersebut berjalan damai, aparat kepolisian yang di datangkan dari Polres Garut tetap melakukan penjagaan ketat. Sebelumnya, sempat tersebar isu, bahwa aksi itu akan melibatkan ratusan massa, yang tentunya berpotensi adanya kerusuhan. Polisi yang menjaga aksi tersebut, terlihat siaga dengan senjata anti huru-hara.


Koordinator aksi, Sumiarsa yang tak lain kakak dari Ade Kurniawan, mengatakan, aksi ini bertujuan untuk menanyakan kepada pihak panitia Pilkades Depok tentang dicoretnya nama Ade Kurniawan dari bursa pencalonan Kepala Desa Depok. Selain itu, Sumiarsa tidak ingin kasus serupa terulang lagi di masa yang akan datang.

“Saya dengan masa pendukung, tentunya ingin kedepannya tidak ada lagi hal serupa yang dirasa sangat merugikan warga seperti kami,” tutrnya.

Sumiarsa menambahkan, setelah aksi ini selesai, dirinya akan mendatangi Dinas Pendidikan  Kabupaten Garut untuk meluruskan permasalahan ijazah adiknya itu. Satu hal penting lainnya, pihak Ade Kurniawan akan mempertanyakan ke pihak panitia Pilkades Depok, mengenai ijazah salah seorangh calon lainnya.

“Ijazah satu dari dua calon yang akan ikut dalam pilkades tanggal 22 Mei 2017 tersebut justru patut di pertanyakan keasliannya,” pungkas Sumiarsa, Senin (15/05/2017).

Camat Pakenjeng, Asep Giridaya, yang hadir menemui masa pendukung Ade Kurniawan, menegaskan, anggota panitia Pilkades Depok dinilai sudah mngambil keputusan tepat. Menurut Asep, ketua panitia dan anggotanya telah bekerja sesuai peraturan yang ada. Sehingga jika ada ke tidak puasan, dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum.

Setelah hampir 3 jam, akhirnya dialog antara masa pendukung Ade Kurniawan dengan panitia Pikades Depok, yang di saksikan oleh Muspika Pakenjeng dan dijaga ketat aparat, akhirnya selesai. Puluhan masa tersebutpun membubarkan diri dengan tertib.

Sebelumnya, massa pendukung Ade Kurniawan, pernah menggeruduk Dinas Pendidikan dan Kantor DPRD Garut. Aksi ini terus bergulir seakan belum menemui penyelesaian. Karena tidak mendapatkan jawaban yang pasti, massa pendukung  Ade Kurniawan akan kembali mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. (Useu G Ramdani)***

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI