Mapancas Minta Polisi Usut Tuntas Kejanggalan Proyek SOR Ciateul

SOR Caiteul di kawasan Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut./ foto:ER/GE.

GARUT, (GE).- Baru-baru ini sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Mapancas (Mahasiswa Pancasila) menyoal proyek pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul yang berlokasi di kawasan Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Mapancas meminta pihak Kepolisian segera melakukan proses hukum terhadap Bupati, Kadis PUPR, dan Kadispora pada kasus pembangunan Sarana Olah Raga (SOR) Ciateul. Menurutnya, pembangunan SOR Ciateul diniali sejak awal prosesnya sudah banyak kejanggalan.

Menurut Ketua DPD Mapancas Garut, Susanto, pembangunan SOR Ciateul Garut awalnya merupakan sebuah angin segar bagi masyarakat Garut dalam rangka menunjang kebutuhan dan fasilitas olahraga. Terlebih saat ini Kabupaten Garut belum memiliki fasilitas olahraga yang representatif.


” Awalnya dengan dibangunya sarana olah raga tentu banyak harapan masyarakat untuk mengembangkan olahraga. Tapi ternyata sejak awal tahapan pengerjaan proyek tersebut banyak sekali kejanggalan kejanggalan, dimulai dari proses pengerjaan cut and fill yang dilaksanakan Dinas SDAP, padahal seharusnya dilaksanakan oleh Dispora, ” ungkapnya, Senin (27/11/17).

Ditambahkannya, pembangunan sarana olahraga tersebut, yaitu sport hall diindikasikan adanya kerugian negara. ” Menjadi pertanyaan kita, bagaimana tindak lanjut penanganan atas adanya indikasi tersebut sampai sekarang belum ada kejelasan hukum dari indikasi penyelewengan tersebut,” ujarnya.

Mapancas menilai, DPRD dan Inspektorat mandul dalam melakukan pengawasan, dan kepolisian pun sangat lambat dalam menindaklanjuti temuan atas kerugian  Negara. “Padahal sudah jelas hasil pemeriksaan LHP BPK telah terjadi kerugian Negara, ” tandasnya.

“Kami minta Polres Garut segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi GOR Sport Hall Ciateul Garut, jangan samapi dipetieskan,” tandasnya.

Ia pun meminta agar DPRD Garut mengawal kebijakan-kebijakan Eksekutif terkait SOR Ciateul, jangan hanya jadi penonton dan jangan mau dibodohi oleh kebijakan kebijakan eksekutif. Inspektorat pun menurutnya harus bekerja secara maksimal dalam pengawasan dan audit internal, jagan kemudian menjadi bagian dari konspirasi korupsi.

“Kami juga meminta agar aparat penegak hukum mengadili pengusaha dan pejabat  yang terlibat indikasi korupsi dan penyalahgunaan wewenang pada projek GOR Sport Hall Ciateul Garut. Bupati Garut juga harus bertanggungjawab secara hukum dan secara moral kepada seluruh masyarakat Garut terkait adanya Indikasi tindak pidana Korupsi pelaksanaan SOR Ciateu dan Bupati Harus menindaklanjuti LHP BPK Nomor 30A/LHP/XVIII.BDG/05/2017,” ungkapnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI