Makanan Olahan Merupakan Produk Potensial yang Siap Dikembangkan Intan BDC

KOTA, (GE).- Sebagai upaya untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu, baru-baru ini Pemerintah pusat meluncurkan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Dalam program ini ada beberapa turunannya, salah satunya Business Development Centre (BDC). Program ini sendiri didanai oleh Islamic Development Jeddah melalui Kementrian PUPERA.

Dari 15 Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Garut merupakan salah satu penerima Program BDC ini. Sedangkan di Jawa Barat sendiri, selain Kabupaten Garut, ada empat daerah lainnya yang menerima Program BDC, meliputi Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Pangandaran dan Kota Tasikmalaya.

Program “Kotaku” dalam kegiatan BDC merupakan pilot project untuk peningkatan kualitas perekonomian masyarakat. Karena, seperti diketahui, permasalahan kumuh bukan hanya bersifat fisik saja, tapi juga non fisik (sosial dan ekonomi).

Demikian diungkapkan Urip Sudiana, SE, M.Pd., yang merupakan salah seorang pembina pemberdayaan usaha mikro beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, saat diwawancarai “GE” melalui telfon selulernya, Senin (19/09/2016).

“Target BDC sendiri diharapkan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Sehingga ke depannya mampu berdaya saing di pasar global.” Tandasnya.

Dikatakannya, selain berbagai kerajinan tangan, produk makanan olahan menjadi salah satu yang paling potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Garut. Dalam mengembangkan berbagai produk makanan ini, BDC masih terus melakukan berbagai pembinaan untuk peningkatannya.

“Masih banyak “PR” untuk terus meningkatkan segala sesuatunnya. Jadi menggulirkan program ini kita bertahap, untuk pembinaan usaha mikro memang harus intens dan shabar,” jelasnya.

Seperti diketahui, di Kabupaten Garut program pemberdayaan ekonomi mokro ini telah resmi dibentuk dengan nama Intan BDC. Belum lama ini telah diresmikan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan. Intan BDC sendiri diketuai langsung oleh Kepala Bagian Administrasi Perekonomian, Sekretariat Daerah Kabupaten Garut. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN