Mahasiswi Tertangkap Konsumsi Narkoba Ternyata Warga Kabupaten Ciamis

Mahasiswi asal Kabupaten Ciamis saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolres Garut.*

GARUT, (GE).- Polres Garut berhasil meringkus pemakai, pengedar sekaligus bandar narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (26/1/2017). Salah satu tersangka pengguna barang haram ini ternyata seorang remaja wanita yang masih duduk di bangku perguruan tinggi di Bandung.

Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Bandung itu, kini harus berurusan dengan polisi di Kabupaten Garut. Mahasiswi berinisial PT (26) tercatat sebagai warga Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia ditangkap polisi karena mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, di rumah seorang temannya, TT (28), warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengatakan, dari keduanya, petugas mendapat barang bukti berupa paket kecil narkoba jenis sabu-sabu. Narkoba tersebut disembunyikan di dalam tas PT.


“Keduanya sedang menikmati narkoba jenis sabu-sabu. Karena positif dan barang bukti cukup, kami menangkap mereka. Salah satunya mahasiswi asal Ciamis yang berkuliah di Bandung,” kata Novri, kemarin.

Novri menambahkan, sabu-sabu milik PT dan TT didapat dari seorang berinisial TTN yang kini berstatus sebagai DPO. “Kami masih melakukan terhadap TTN yang masih buron ini,” imbuhnya.

Selain PT dan TT, tambah Novri, pihaknya juga membekuk tiga tersangka lain dalam kasus narkoba yang berbeda. Ketiga tersangka itu adalah EY (41) warga Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, serta dua warga Kecamatan Tarogong Kaler yaitu RM (22) dan YS (34).

Novri menjelaskan, keempat pengguna narkoba yang ditangkap, yaitu PT, TT, RM dan YS, dikenakan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Sementara untuk pengedar, yaitu tersangka berinisial EY, dikenakan pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI