MAD Terbesar Se Kabupaten Garut Terbentuk di Malangbong

Suasana Musyawarah Antar Desa (MAD) sekaligus sosialisasi Program Inovasi Desa (PID) di Aula Desa Malangbong, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jumat ( 17/11/2017)/ foto: TAF.

PROGRAM Inovasi Desa (PID) merupakan program Kemendes PDTT untuk membangun desa kreatif dan berinovasi. Progam ini digulirkan untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal, replikasi teknologi, dan percepatan pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

PID dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas Desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target RPJM Kemendesa PDTT.

Hal mendasar dalam rancang bangun PID adalah inovasi/kebaruan dalam praktik pembangunan dan pertukaran pengetahuan. Inovasi ini dipetik dari realitas hasil kerja Desa-Desa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang didayagunakan sebagai pengetahuan untuk ditularkan secara meluas.

Ratusan peserta tampak antusias mengikuti Musyawarah Antar Desa (MAD) sekaligus sosialisasi Program Inovasi Desa (PID) di Aula Desa Malangbong, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jumat ( 17/11/2017)

Demikian disampaikan Kepala Seksi PMD Kecamatan Malangbong, Deden Munawar, S.IP., saat membuka Musyawarah Antar Desa ( MAD ) sekaligus sosialisasi program Inovasi Desa di Aula Desa Malangbong, Jumat ( 17/11/2017).

MAD di kecamatan Malangbong, di ikuti oleh 144 orang dari 24 desa yang meliputi perwakilan tokoh masyarakat desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala sesa se Kecamatan Malangbong. Disamping itu, hadir juga dari unsur Muspika, UPTD, pendamping lokal desa, pendamping desa serta tenaga ahli tekhnologi tepat guna, Ginan Wibawa.
Dari jumlah peserta yang hadir, tercatat MAD si Kecamatan Malangbong merupakan penyelenggaraan MAD Terbesar se Kabupaten Garut.

Menurut Sekretaris Kecamatan Malangbong, Asep Ajun Wahyudin yang juga motivator dan inovator desa, inovator inovator desa yang kini telah terbentuk di Kecamatan Malangbong merupakan orang orang pilihan dari 24 desa. Mereka telah terseleksi melalui proses pemilihan dengan kriteria dan kapasitas yang unggul.

“Kita berharap, dengan adanya Tim pelaksana Inovasi Desa ( TPID ) proses percepatan pertumbuhan ekonomi desa akan segera naik melebihi desa desa lainnya di Kabupaten Garut. Melalui Program Inovasi Desa ini para Inovator desa akan segera bekerja setelah ditetapkan melalui MAD,” ungkapnya.

Ditambahkannya , Program Inovasi Desa ( PID ) memberikan perhatian terhadap dukungan teknis dari penyedia jasa teknis secara profesional. Dua unsur itu diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap investasi desa, yaitu pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa), khususnya Dana Desa.

“PID diharapkan dapat menjawab kebutuhan desa desa terhadap layanan teknis yang berkualitas, merangsang munculnya inovasi dalam praktik pembangunan, dan solusi inovatif untuk menggunakan Dana Desa secara tepat dan seefektif mungkin,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Tehnologi tepat guna Kabupaten Garut, Ginan Wibawa menjelaskan, Program Inovasi Desa (PID) diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan umum PID sendiri adalah, pengarusutamaan kegiatan-kegiatan inovasi yang dapat mendorong efektivitas penggunaan atau investasi dana di desa menuju peningkatan produktivitas Desa melalui proses pengelolaan pengetahuan secara sistematis, terencana dan partisipatif, peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan dan pengelolaan program,” ungkapnya.

Dijelaskannya, proses pengelolaan pengetahuan secara sistematis meliputi proses identifikasi inovasi, validasi, dokumentasi, proses pertukaran pengetahuan atau eksposisi dan replikasi.

“Melalui proses ini diharapkan adanya bursa pengetahuan dan praktek cerdas pembangunan perdesaan,” tuturnya, saat memberikan pembekalan kepada TPID Terpilih.

Dalam MAD Tersebut, terpilih Daud Buhori dari Desa Sekarwangi mewakili zona wilayah utara bersama Popong Rohimah dari Desa Cisitu masing masing ketua dan bendahara TPID Kecamatan Malangbong. ( TAF Senopati/Adv )***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI