Lupa Upacara Hari Lahir Pancasila, Sejumlah Mahasiswa STKIP Tertahan di Pintu Gerbang

AKIBAT Telat ukut upacara Hari Lahir Pancasila, sejumlah mahasiswa STKIP dan AMIK Garut, tertahan masuk kampus. Rabu (1/06/2016) /ER 'GE'

TARKA,(GE).- Tanggal 1 Juni, hari ini merupakan hari yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Peringatan Hari Lahir Pancasila ini dalam beberapa minggu terakhir sempat jadi topik pembicaraan masyarakat, pasalnya Presiden Jokowi telah mentapkan sebagai hari libur nasional.

Ditetapkannya hari lahir pancasila ini merujuk pada pidato Presiden Soekarno dalam Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai) pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato itu lahir konsep dan rumusan awal Pancasila sebagai dasar negara.

Dari pantauan ‘GE’ di kompleks Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Garut, tampak sejumlah instansi mulai pukul 07.30 WIB sudah bersiap utntuk menggelar upacara memperingarati Hari Lahir Pancasila ini. Selain di lingkungan dinas dan instansi pemerintahan, beberapa lembaga pendidikan seperti Perguruan tinggi dan sekolah pun tampak mengadakan upacara. Misalnya di kampus STKIP/ AMIK Garut.

Ada pemandangan tidak biasa tampak di depan pintu gerbang kampus STKIP/AMIK Garut yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Sejumlah mahasiswa yang hendak masuk kampus harus tertahan didepan pintu gerbang akibat telat ikut upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Akibat kejadian ini, arus lalulintas dari arah kompleks pemkab dan sebaliknya sempat tersendat, Rabu (1/06/2016).

“Ya, kita tidak diizinkan masuk karena telat ikut upacara. Katanya hari ini hari lahirnya Pancasila. Saya juga lupa, karena ini yang pertama kali digelar upacara.” Tutur Muman Kurnia (21) mahasiswa SKTIP Jurusan Bahasa Indonesia.

Sejumlah mahasiswa mengaku acara upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di kampus STKIP/ AMIK Garut ini terkesan mendadak. Tak heran , banyak mahasiswa yang lupa, bahwa hari ini (1 Juni ) hari lahirnya Pancasila, sehingga datang ke kampus tidak lebih awal.

“Sempet juga sih dikasih tahu, tapi kita kita lupa. Kayaknya mendadak ya acaranya, biasa nya kita masuk kampus kan sesuai jadwal mata kuliah aja. Lagian, persaan Hari Lahir Pancasila ini baru diumumin Presiden Jokowi jua. Jadi serba mendadak.” kata Lia Rahmawati, mahasiswi STKIP yang saat itu tyerpaksa memarkirkan speda motornya di pinggir jalan depan kampus. (ER)***