Longsor Terjang Cibeber, Ayah Bersama Anaknya Tewas Tertimbun

SUKAWENING, (GE).- Bencana tanah longsor kembali menerjang salah satu wilayah Garut. Musibah yang menelan korban jiwa ini terjadi di kampung Cibeber, Desa Cintamanik, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Dalam kejadian, dua orang tewas tertimbun longsor. Kedua orang korban ini teridentifikasi bernama Anang (50) serta Daud (30) anaknya yang merupakan warga Cibeber. Ayah dan anaknya ini tewas tertimbun saat menambang pasir. Selasa pagi (9/8/2016).

Menurut saksi mata, musibah ini terjadi sekmira pukul 8.00 WIB. Pagi itu di lokasi kejadian ada 5 orang penambang pasir yang tengah melakukan aktivitasnya. Longsoran tanah terjadi saat galian pasir mencapai kedalaman 5 meter, tebing setinggi 3 meter yang tidak kuat menahan beban akhirnya menimpa para penambang pasir.

“Ya, Anang dan anaknya tidak sempat berlari menghindar longsor, sementara tiga orang lainnya selamat karena sempat berlari menghindari longsoran pasir,” ungkapnya.

Pasca kejadian ini, keluarga dan kerabat korban meninggal tampak mengalami duka yang mendalam. Bahkan, salah seorang rekan korban selamat menangis histeris dan sempat tak sadarkan diri. Kedua orang korban tewas rencananya keduanya akan dikebumikan di tempat pemakaman di Kampung Cibeber.

Saat mendapatkan informasi kejadian ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Djakaria langsung meninjau ke TKP. Pihak BPBD sendiri memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Sekitar jam 09.15 wib, kami evakuasi para korban. Kami menghimbau kepada warga untuk berhati-hati terhadap longsor susulan,” tandasnya. (Hakim Abdul Ghani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN