Lomba Baca Puisi di Kaki Gunung Papandayan?

SALAH seorang peserta putri saat tampil di ajang Lomba Baca Puisi tingkat SMP/MTs dan Sederajat se-Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang digelar di SMK Nurul Muttaqien Cisurupan, Senin (27/3/17). (Foto-foto : Istimewa)***

SENIN (27/3) pagi, suasana SMK Nurul Muttaqien Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tampak agak berbeda. Pagi itu, sekolah yang terletak di kaki Gunung Papandayan tersebut, dikunjungi banyak anak sekolah berseragam putih biru. Ternyata, kedatangan para siswa SMP/MTs itu bukan untuk mendaftar menjadi siswa baru SMK Nurul Muttaqien, melainkan mengikuti Lomba Baca Puisi tingkat SMP/MTs dan Sederajat se-Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Mini Sanggar Creative (MSC), sebuah wadah kegiatan ekstrakurikuler di SMK Nurul Muttaqien.

Dalam sambutan pembukaan lomba, Kepala SMK Nurul Muttaqien, H. Erus Iskandar, S.Ag, MM, mengharapkan lahirnya generasi-generasi pecinta sastra yang berprestasi sebagai penerus estafet sejarah kesusateraan Indonesia.


Kegiatan ini diikuti sebanyak  50 orang peserta. Mereka berasal dari SMP, MTs dan sekolah sederajat se-kabupaten Garut. Kelimapuluh peserta, dipersilahkan untuk memilih puisi yang disediakan panitia, dan membacakannya di hadapan dewan juri yang terdiri dari Saeful Anwar, Yayan Mulyana, dan Inda Nugraha Hidayat. Ketiganya merupakan praktisi seni sastra dan teater di Garut.

Adapun puisi-puisi yang disediakan panitia antara lain : Jangan Takut Ibu (W.S. Rendra), Sajak Rajawali (W.S. Rendra), Puisi Ibu (Chairil Anwar), Krawang Bekasi (Charil Anwar). Ada juga Tanah Air Mata (Sutardji Calzoum Bachri), Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini (Taufik Ismail), Membaca Tanda-tanda (Taufik Ismail), Cipasung (Acep Zamzam Noor). Selain itu, Aku Menangis Bersama Rumputan (Acep Zamzam Noor), Pahlawan Tak Dikenal (Toto Sudarto Bachtiar), dan Sajak Tuhan Kita (Inda Nugraha Hidayat).

Dari kelimapuluh peserta, dipilih tiga orang juara dan tiga orang juara harapan. Para juara berhak atas piala tetap, sertifikat kejuaraan, dan uang pembinaan. Sedangkan juara harapan berhak atas piala tetap dan sertifikat kejuaraan.

Kepala SMK Nurul Muttaqien, H. Erus Iskandar, S.Ag, MM.***

Adapun hasil kejuaraan selengkapnya, sebagai berikut : Juara I Hilma Muthia (SMP Plus Nurul Muttaqien Cisurupan), Juara II  Nahda Alifa Zahira Putri (SMPN 1 Cisurupan), Juara III Aditya Nova Ramdani (SMPN 1 Cisurupan). Juara harapan I Amelia Putri (SMPN 1 Cisurupan), Juara Harapan II Intan Rahmawati (SMP Plus Nurul Muttaqien), dan Juara III Pipit Pudiani (SMPN 1 Cikajang).

PEMBINA MSC, Lukman.***

Menurut Lukman, salah seorang guru sekaligus pembina dari MSC, kegiatan yang baru pertama kali dilaksakanan ini, akan diusahakan menjadi agenda tahunan. Bahkan, ke depan, mata lombanya direncanakan akan ditambah. Mungkin dengan lomba cipta puisi, musikalisasi puisi, atau bentuk lomba lainnya. (IENHA)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI