Lolos 8 Besar Liga 3, Persigar Berharap Tempat Pertandingan Netral

Bupati Garut Rudy Gunawan sempat menghampiri para pemain Persigar memberikan semangat saat mengikuti babak penyisihan Super Jalapa Liga III wilayah Priangan putaran pertama di Lapangan Merdeka Kherkop Agustus lalu.

GARUT, (GE).- Persigar masuk jajaran tim elit peserta babak 8 Besar Super Jagoan Bola Pasundan (Jalapa) Liga 3 wilayah Jawa Barat. Kepastian itu setelah “Maung Sancang Garut” berhasil mengalahkan Persikab Kabupaten Bandung dengan skor 6-5 lewat drama adu finalti di Stadion Mashud Wisnu Saputra Kabupaten Kuningan, Senin (18/9/2017) lalu.

Adapun tujuh tim lainnya adalah, Bina Putra Cirebon, PSB Bogor, Patriot Bekasi, PSKC Kota Cimahi, Maung Anom Kota Bandung, Maung Bandung, dan Bandung Barat United.

Di babak 8 besar, Persigar akan menghadapi juara grup L, tim Kabupaten Bandung Barat United. Manager Persigar, Dadang Johar Arifin memastikan timnya akan menambah pemain baru terutama untuk pemain depan. Karena sejauh ini Persigar tidak memiliki pemain dengan posisi striker murni setelah dua pemain andalannya dibekap cedera.


“Soal pemain akan diurus oleh tim pelatih,” kata Dadang di base camp Persigar, Jalan Pembangunan, Kec. Tarogong Kidul, Minggu (24/9/2017).

Disamping memperkuat kerangka tim, pengurus Persigar tengah mengupayakan sejumlah langkah dalam rangka menghadapi babak 8 besar itu. Diantaranya sudah malayangkan surat keberatan kepada Asprov PSSI Jawa Barat agar tidak menggunakan lagi wasit yang memimpin pertandingan saat Persigar kontra tim Maung Anom Bandung.

“Soalnya wasit itu sudah jelas-jelas merugikan tim kami. Masa handball di dalam kotak finalti bisa ditarik keluar jadi tendangan bebas. Makanya kami mengirimkan surat keberatan kepada Asprov PSSI Jawa Barat,” kata Dadang.

Selain itu, pihak Persigar juga meminta kepada panitia pelaksana agar tempat pertandingan babak delapan besar kontra Bandung Barat United dilaksanakan di tempat netral. Jika tidak di Banjar, misalnya di Tasikmalaya.

Babak 8 besar sendiri semula akan mulai digelar pada Sabtu-Minggu, 23-24 September 2017. Namun ditunda karena masih menunggu adanya banding atau tidak dari kontestan babak 16 besar. Jika ada tim yang melakukan banding maka jadwal akan ditentukan setelah proses dan hasil banding selesai.

Dikatakan Dadang, sebelumnya pihaknya menerima informasi akan bertanding melawan tim Kabupaten Bandung Barat United di Lapangan Arca Manik, Sabtu (23/9), tetapi dibatalkan. Pihaknya sekarang menunggu informasi lanjutan dari Asprov PSSI Jawa Barat.(Alle)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI