Lintasi Jalur Tengkorak, Elf “Power Full” Terperosok ke Dalam Jurang

PAMULIHAN, (GE).- Jalan Raya Blok Tagog di Kecamatan Pamulihan dikenal sebagai jalur tengkorak di wilayah Garut Selatan. Dini hari tadi, Sabtu (22/10/2016) kendaraan angkutan umum jenis elf “Power Full” terperosok masuk ke dalam jurang sedalam 50 meter lebih.

Akibat peristiwa tersebut tiga orang mengalami luka berat. Sementara, unit kendaraan sampai berita ini diturunkan belum bisa dievakuasi dari dalam jurang yang curam.

Kapolsek Pamulihan, Dudu Gunawan, mengatakan satu unit kendaraan angkutan umum jenis Elf ber nopol Z 7963 DB dan kendaraan roda 2 terperosok masuk kejurang berkedalaman 50 – 80 M. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di blok Tagog Kecamatan Pamulihan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat.


Dalam peristiwa tersebut 3 orang mengalami luka berat masing masing Hendrik (19) sopir elf power ful yang merupakan warga Bungbulang Garut dan satu orang penumpang atas nama Lit Sukarsa (71) warga Sangkur Pakenjeng dan Bayu (18) pengendara sepeda motor.

“Peristiwa terperosoknya mobil elf dan satu unit kendaraan R2 tersebut terjadi pada pukul 5 WIB, tadi pagi, Sabtu (22/10/2016). Saat kendaraan tersebut menglami mogok hingga mundur dan tidak terkendali akhirnya terperosok ke jurang sedalam 50 Meter,” ungkapkan Kapolsek Pamulihan, Dudu Gunawan, Sabtu (22/10/2016).

Sementara kendaraan R2 yang dikendarai Bayu hendak menolong penumpang yang ada di kendaraan Elf tersebut tetapi ikut terjatuh dan masuk kedalam sungai.

“Kini korban yang mengalani luka berat dan ringan itu sudah di evakuasi dan mendapat perawatan  sementara di Puskesmas Cisandaan Pamulihan Garut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terporosoknya kendaraan umum elef itu,” kata Dudu.

Dudu mengaku, di lokasi kejadia tepatnya di jalur Pamulihan hingga Pakenjeng tersebut merupakan daerah rawan kecelakaan karena kondisi medan menanjaj dan tikungan tajam. Bahkan di bawahnya ada jurang yamg cukup curam ditambah lagi medan jalan yang sempit.

“Sepanjang tahun 2016 ini hingga Oktober sudah terjadi sedikitnya lima kejadian terperosoknya kendaraan angkutan umum dan  barang yang masuk kedalam jurang,” ujarnya.

Warga khususnya pengguna kendaraan yang belum memahami medan jalan tersebut dihimbau waspada. Apalagi sekarang musim penghujan, jalanan licin dan rawan longsor. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI