Lima Jembatan Rusak Tergerus Banjir, Warga Garsel Bangun Jembatan Darurat

GARSEL, (GE).- Akibat musibah banjir di kawasan Garut Selatan (Garsel), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut mencatat, sedikitnya ada lima jembatan yang rusak akibat banjir.

Sementara itu, Komandan Koramil (Danramil) Bungbulang, Kapten Agus Sobur, mengatakan, pihaknya bersama warga telah membuat jembatan darurat dari bambu untuk bisa tetap terhubung antara Kecamatan Bungbulang dengan Mekarmukti.

“Sementara kita bangun jembatan sementara untuk untuk tetap bisa mengakses beberapa wilayah ke Mekarmukti, Pameungpeuk, dan lainnya. Akses jalan ini sangat vital untuk beraktivitas warga,” ujarnya.


Kapten Agus menyebut, dampak dari banjir pada hari Rabu (9/11/2016) ini telah mengakibatkan rusaknya infrastruktur di beberapa wilayah. Danramil merinci, kerusakan yang ditimbulkan banjir ini meliputi, kampung Cisarua, Rt 01/06, Desa Hanjuang, dimana kolam ikan seluas 3 areu, sawah 5 areu dan 1 fondasi rumah mengalami kerusakan.

“Lokasi lainnya yang mengalami kerusakan parah di Kampung Tegal Bungur, Rt 01/08, Desa Cihikeu dan Mekarbakti dimana jalan putus sepanjang 50 meter. Sawah pun mengalami kerusakan dengan luas sekitar 2500 meter persegi.” Jelasnya.

Sementara itu Kasie Kesiapsiagaan pada BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan menyebutkan ,lima jembatan yang rusak akibat banjir di Bungbulang. KeLIMA jembatan yang rusak tersebut adalah jembatan jalan protokol dengan panjang 15 meter dan lebar 4 meter yang menghubungkan Bungbulang-Mekarmukti di Kampung Cisarun, Desa Hanjuang.

“Lokasi lainnya adalah jalan dekat Jembatan Cihikeu, Kampung Cibungur yang terputus akibat diterjang aliran Sungai Cirempang yang pindah jalur. Lalu juga jembatan di Kampung Sampalan panjang sekitar 6 meter dan lebar 3 meter di Desa Gunamekar yang hanyut terbawa longsor dan banjir akibatnya kendaraan tidak dapat melewati jalur itu,” katanya, Kamis (10/11/2016).

Jembatan lain yang rusak, ucap Tubagus, yakni jembatan di Kampung Palahan tergerus banjir, dan jembatan gantung sepanjang 25 meter dan lebar 2 meter di Kampung Awibulu, Desa Margalaksana hanyut terbawa banjir. Selain jembatan rusak, tercatat ada 80 rumah yang tertimbun, terancam longsor dan tertimpa pohon di enam desa, Kecamatan Bungbulang. Untuk rumah penduduk yang terancam tertimbun sebagian dan tertimpa pohon ada 80 rumah tersebar di enam desa yakni Desa Margalaksana 10, Cihikru 21, Mekarbakti tiga, Hanjuang tujuh, Mekarjaya 37 dan Gunamekar dua rumah.

“Kita telah mengimbau dan melarang kepada pengguna jalan untuk tidak melewati jembatan yang rusak dan disarankan melintasi jalur alternatif,” tandasnya. ( Tim GE )***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI