Legenda Tenis Meja Nasional Kunjungi PTMSI Garut

PERSATUAN Tenis Meja Indonesia (PTMSI) Kabupaten Garut mendapat kunjungan dari legenda atlet tenis meja Nasional yang juga “pituin” Garut, Sabtu, (22/7/2017).

Saat tiba di GOR SMP Negeri 4 Garut, tiga legenda atlit tenis meja ini disambut langsung oleh Ketua PTMSI Kabupaten Garut, Nurseno SP Utomo.

Legenda atlet tersebut diantaranya Abdul Rodjak, yang pernah mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia. Dari catatan, Adbdul Rodjak pernah mempersembahkan beberapa prestasi terbaiknya, diantaranya juara tingkat pelajar se Asia tahun 70 di Singapura, masuk rangking 11 dunia tahun 73 di kejuaraan dunia Sarajevo Yugoslavia, mendali emas di Sea Games tahun 85 di Bangkok Thailand untuk katagori ganda putra yang berpasangan dengan Tony Meringgi.


Kunjungan legenda atlet tenis meja ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi pengurus PTMSI Kabupaten Garut. “Dengan adanya kunjungan legenda atlet tenis meja yang kebetulan berasal dari Garut bisa memotivasi para atlet Kabupaten Garut dalam persiapan menghadapi PORDA yang akan datang,” tutur Nurseno.

Dalam kunjungan kali ini, Abdul Rodjak sempat memberikan pelatihan (coaching clinic) kepada para atlet tenis meja asal Kabupaten Garut.

Dalam sesi wawancara, Abdul Rodjak berharap suatu saat nanti akan lahir atlet atlet tenis meja asal prestatif dari Garut. “Tentunya, saya berharap akan kembali lahir atlit atlit tenis berprestrasi sehingga membawa harum nama Indonesia di pentas dunia,” tutur Abdul Rodjak.

Saat mengkitu coaching clinic bersama sang legenda, tampak bersemangat mengikuti berbagai menu latihan yang disajikan Rodjak.

“Ya, bangga tentunya, bisa berlatih bersama dengan legenda tenis meja nasional. Ini akan menjadi pengalaman yang takan terkupakan,” tutur Andre salah satu atlet tenis meja asal Garut yang pernah mengharumkan nama Kabupaten Garut ditingkat nasional.

Sementara itu, Ketua PTMSI Kabupaten Garut, Nuseno SP Utomo mengatakan,untuk menghadapi PORDA ke 13 tahun 2018, PTMSI Garut akan mengirimkan 8 atlet tenis meja. PTMSI Garut menargetkan juara umum untuk cabang tenis meja. Di event yang sama sebelumnya,Kabupaten Garut pernah menjadi juara umum diajang PORDA.

“Kita berharap dukungan dari semua stake holder baik dari pengurus, atlet sendiri terutama dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemda) Garut. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar target untuk menjadi juara umum di PORDA ke 13 tahun 2018 yang akan datang bisa terwujud,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk memajukan dunia olah raga, khususnya tenis meja memang diperlukan dukungan yang serius Pemda Garut. Bentuk dukungan salah satunya dengan dibangunkan sarana dan prasarana yang memadai.

“Dengan sarana dan prasarana yang baik, para atlet dapat fokus berlatih dan berprestasi tanpa ada keluhan. Minimnya sarana dan prasarana biasa menjadi kendala dalam membina olahraga. Dan yang lebih penting lagi, adanya dana pembinaan dan tunjangan yang memadai bagi para pengurus, pelatih dan atlet akan menambah tenaga untuk bisa mewujudkan sebuah prestasi olahraga,” tandasnya.(Dedi Sofwan)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI