Lanjutan, PSK dari Tasik Eksodus ke Garut Selatan

SUASANA di tempat wisata Sayang Heulang dan Pantai Santolo sangat berbeda jika dibandingkan dua atau tiga tahun ke belakang. Tidak hanya menikmati keindahan hamparan pasir putih dan derasnya ombak Laut Selatan, kini para wisatawan bisa menikmati gemerlapnya hiburan malam di kedua tempat tersebut.

Malam itu, seorang gadis pemandu lagu dengan nada polos ternyata mengaku berperan ganda menjadi penjaja seks komersial. Setelah puas melantunkan beberapa lagu ternyata ia menawarkan jasa esek-esek.

Obrolan tim dengannya pun semakin intens. Dengan sedikit memaksa, ia mencoba menggoda dengan bujuk rayunya. Bahkan kami sempat bertanya-tanya mengenai tarif yang ia kenakan untuk satu kali kencan.

“Satu kali kencan Rp 400 ribu. Tapi bisa kurang kok,” ujar Y sambil tertawa terbahak-bahak.

Masih menurut Y, tempat kencan biasanya dilakukan dipenginapan yang lokasinya bertempat di pojok deretan tempat hiburan. Y mengaku semua tempat penginapan bisa dibuking tanpa banyak syarat.

“Asalkan ada uang transaksi bisa dilakukan di mana saja” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, merasa tak nyaman menjalankan operasi transaksi seksual di Tasik, ternyata Pekerja Seks Komersial (PSK) di sana eksodus ke Garut Selatan. Mereka berdalih, transaksi seksual di Garut Selatan relatif lebih aman karena luput dari pantauan para penegak hukum.

“Di Tasik mah ampir unggal poe dirazia. Jadi mending di dieu teu dirazia Satpol PP,” ujar salah seorang PSK initial Y yang berkedok profesi sebagai pemandu lagu, Minggu (27/12/2015).

Y mengaku beroperasi di kawasan wisata Sayang Heulang dan Pantai Santolo. Menurutnya, saat ini para wisatawan mulai melirik keindahan di sepanjang Pantai Garut Selatan. Oleh sebab itu, dirinya bersama beberapa orang lainnya berani datang ke Garut Selatan.

Meski tak setiap hari melayani para lelaki hidung belang, namun saat kedua tempat tersebut ramai dikunjungi dirinya berhasil mengantongi uang ratusan ribu dalam semalam. Sambil tertawa kelakar, Y mengaku malam ini saja dirinya berhasil membawa pulang Rp 600 ribu. Tamat..! (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN