Lakukan Transaksi Narkoba di Pasar Simpang Bayongbong, Pria Ini Diciduk Tim Elang Korem 062/TN

Anggota TNI AD dari Tim Elang Korem 062 Tarumanagara, memeriksa seorang pria yang diduga pengedar narkoba di kawasan Pasar Simpang, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (06/08/2018)***

GARUT, (GE).- Diduga hendak mengedarkan narkoba, seorang pria di kawasan Pasar Simpang Kecamatan Bayongbong, Garut diamankan anggota TNI dari Tim Elang Korem 062 Tarumanagara (TN) Garut. Dari tangan pria tersebut anggota Tim Elang berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 0,28 gram serta sejumlah uang yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut, Senin (06/08/2018).

Menurut Kasie Intel Korem 062, Mayor Inf Sandi Yudha, sebelum melakukan penangkapan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang resah karena wilayahnya sering dijadikan tempat transaksi (narkoba).

” Memang warga ini dekat dengan kita (TNI) sehingga selalu melaporkan setiap aktiVitas mencurigakan di sekitar wilayahnya. Dan kita langsung memberikan respon cepat. Setidaknya ada tujuh orang anggota kita dari tim Elang yang melakukan monitoring sejak Minggu (05/08/2018) malam,” ungkapnya.


Mayor Sandi mengatakan, setelah melakukan monitoring tim Elang di berhasil menemukan orang yang sama dengan ciri-ciri yang diberitahukan warga. Saat mulai melakukan tansaksi, Tim Elang langsung menyergap kedua orang tersebut dan salah satunya melarikan diri.

“Yang melarikan diri ini pembeli sabunya, tapi uang miliknya sempat diberikan kepada penjual . Alhamdulillah berhasil mengamankan penjual sabunya. Dari tangan pelaku ini kita mengamankan barang bukti sabu seberat 0,28 gram, uang tunai, telepon genggam, serta ada sejumlah kartu,” jelasnya.

Dijelaskannya, seorang pelaku yang diamankan Tim Elang teridentifikasi atas nama berinisial WI dan diketahui merupakan warga Kecamatan Bayongbong. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan oleh WI, ia merupakan residivis pada kasus yang sama.

“Untuk proses selanjutnya sendiri, penjual narkoba ini kita serahkan kepada Satnarkoba Polres Garut karena kita memang tidak bisa memproses lebih jauh untuk kasus ini,” tadasnya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI