Lagi, Ditemukan Mayat di Bantaran Cimanuk dengan Kondisi Mengenaskan

TARKI,(GE).- Sebulan lebih pascabanjir bandang Sungai Cimanuk, sesosok mayat kembali ditemukan. Mayat dengan kondisi yang mengenaskan ini ditemukan warga di bantaran Sungai Cimanuk, sekira pukul 09.00, Selasa (25/10/2016)

Penemuan mayat dengan kondisi yang sudah menyatu dengan lumpur ini pertama kali ditemukan oleh Uum salah seorang warga yang tengah berada di sekitar bantaran sunga Cimanuk, tepatnya di Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong kidul, Garut.

Danramil Tarogong, Kapten Inf Jaja, mengatakan, jenazah yang dtemukan temukan warga tersebut teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah menyatu dengan lumur dan tanah. Meski jasadnya sudah rusak, pakainnya masih tetap utuh.


“Ya, mayat ditemukan pertama kali oleh seorang petani bernama Uum (60) ‎warga Kaum Lebak, Kelurahan Paminggir. Ia menemukannya sekitar pukul 9,” ungkapnya.

Sementara itu, saat mendapat kabar penemuan mayat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut langsung menerjunkan tim ‎untuk mengevakuasinya. Proses evakuasi dilakukan anggota TNI Makodim 0611, BPBD dibantu warga sekitar.

“Proses evakuasi jenazah kita lakukan secara manual. Setelah beberapa saat melakukan evakuasi, akhirnya jenazah bisa diangkat dan dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut,” katanya.

Kasi Kesiapsiagaan BP‎BD Garut, Tubagus, menyebutkan, jenazah yang ditemukan bisa langsung langsung dikenali oleh salah seorang warga dari ciri-ciri barang yang dikenakan oleh jenazah. Ada satu barang dikenakan oleh korban yang biasa dikenakan yaitu sebuah tasbih di bagian tangan sehingga warga tersebut meyakini jika jenazah tersebut adalah keluarganya.

“Jenazah tersebut diketahui atas nama Rizki Putra bin Aep usia 18 tahun, warga Lapang Paris, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul. ‎Memang keluarga mengetahui korban dari tasbih yang dikenakan dan juga diketahui kalau Rizki ini hilang bersama keluarganya yang lain namun tidak dilaporkan hilang, sehingga bisa dipastikan jumlah korban banjir bandang ini bertambah,” jelasnya.

Dijelaskannya, dengan ditemukannya jenazah Rizki sebagai korban banjir bandang‎, kemungkinan ada korban lainnya yang belum ditemukan atau dinyatakan hilang namun tidak dilaporkan atau terlaporkan. (Hakim AG) ***

Editor: Kang Cep

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI