Kriteria Pemimpin Dambaan Warga Garut

Penulis : Fachrulroji Al Fitri, Mantan Ketua GMNI Garut Periode 2014-2016 sedang duduk dibangku perkuliahan di Fikom Uniga.

Calon kepala daerah Kab.garut 2018 harus mempunyai jiwa Pancasilais. Karna hanya dengan Pancasila bisa menjawab semua persoalan masyarakaat .

Beberapan pekan ke belakang bahkan sampai sekarang bakal calon sudah bermunculan siap manggung pilkada Kabupaten Garut yang akan diselengarakan 2018 mendatang. Bakal calon Harus orang yang memang dibutuhkan masyarakat bukan calon yg membutuhkan masyarakat begitu kira-kira analoginya .

Kiprah politik bahakn status sosial lainnya tidak cukup untuk menjawab semua persoalan masyarakat tapi mesti diimbagi dengan kepekaan terhada permasalahan yang ada serta mencitai masyarakat (jemput bola), 2 periode ke belakang contohnya 2 bupati gagal memimpin bahkan putus ditengah jalan.

Tidak menjadi jaminan, Bahakan Bapak Bupati yang sekarang pun saya rasa belum bisa menjawan persoalan masyarakat. Jauh untuk bisa mensejahterakan masyarakat, untuk menata dan membenahi birokrasi saja masih carut marut.

Maka dari itu Jejak rekam utuk seorang calon harus bener-benar dipertimbangkan karena itu menjadi cermin dan masyarakat tau seluk beluk bakal calon. Apa yang sudah dikerjakan secara nyata untuk masyarakat, dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, ataupun memberatnas korupi serta yang lainnya.

Kemudian harus berani bersikap netral dalam mengambil atau membuat kebijakan tidak menguntungkan sekelompok orang apalagi menguntuñgkan Investor asing (Kapitalis).

Apalagi akhir-akhir ini terindikasi ada yang namanya bagi-bagi kue dan itu mesti dibeli dan bagi hasil 10% kepda pemerintah dan itu entah ke mana masuknya uang tersebut. Pemimpin kedepan mesti menghilangkan budaya pelicin tersebut.

FACHRULROJI AL FITRI , Mantan KETUA GMNI GARUT Periode 2014-2016 yang sedang duduk dibangku perkuliahan di FIKOM UNIGA ..