KPU Garut: Partisipasi Masyarakat dalam Pilakda 2018 di Garut Capai 70% Lebih

Proses rekapitulasi suara Pilakda 2018 berlangsung di Gedung Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Tarogong Kaler, Jumat (06/07/18)./ foto: Memphis/GE.***

GARUT,(GE). – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menyebut partisipasi masyarakat dalam gelaran Pilakda tahun 2018 meningkat signifikan. Hal tersebut diklaim KPU jika dibandingkan penyelenggaraan Pilkada lima tahun yang lalu.

“Memang tidak mencapai target, tapi jauh meningkat dari pilkada sebelumnya,” ujar Ketua KPU Hilwan Fanaqi, usai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di gedung Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Tarogong Kaler, Jumat (06/07/18).

KPU sendiri sebelumnya menargetkan 75 persen partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2018. Dalam Pilkada tahun ini, KPU mencatat, partisipasi masyarakat berada di angka 70,41 persen atau sebanyak 1.268.537 pemilih dari jumlah DPT 1.801.630.


Sementara itu, pada Pilbup Garut tahun 2013 lalu yang diikuti 10 pasangan calon, partisipasi masyarakat berada di angka 1.145.987 atau 65,11 persen dari jumlah DPT 1.760.130.
KPU mengklaim, kenaikan angka partisipasi ini merupakan sebuah prestasi tersendiri.

Meskipun begitu, Hilwan cukup menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang melanggar aturan dalam pencoblosan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya suara tidak sah. “Suara tidak sah sebanyak 72.626,” tandasnya. (Memphis)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI