Kotak Patroli Disebar di Dua Kecamatan, Untuk Apa?

SUKAWENING, (GE).- Polsek Sukawening saat ini tengah bergiat menggelar patroli.Bukan hanya sekedar patroli keliling seperti biasanya. Patrotri yang dilakukan jajaran Polsek Sukawening ini juga dilakukan dengan cara berbeda, yaitu dengan penyebaran belasan kotak patroli yang ditempatkan di setiap dinding depan kantor-kantor desa yang tersebar di 2 kecamatan, Sukawening dan Karangrengah.

“Kegiatan penyebaran kotak-kotak patroli ini diselenggarakan oleh Polsek Sukawening, sebagai sarana untuk memfasilitasi warga yang segan masyarakat melapor ke pihak kelepolisian. Biasanya, warga segan untuk melaporkan berbagai hal, seperti untuk menyampaikan saran atau informasi yang berkaitan dengan aparat keamanan. “Sehingga, pihak kepolisian bisa melakukan pencegahan secara dini guna memberikan rasa aman, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkap Kapolsek Sukawening, AKP Maolana, S.Sos., saat diwawancarai di kantornya, Senin (23/11/2015).

Dijelaskannya, kotak-kotak Patroli itu telah disebarkan di setiap kantor desa di wilayah kerja Kecamatan Sukawening dan Karangtengah sebagai deteksi dini untuk pencegahan hal-hal yang tidak diharapkan.
“Sampai saat ini kotak-kotak Patroli itu sudah beroperasi selama 3 bulan. Apabila belum ada saran, usulan maupun laporan dari masyarakat tidak masuk. Maka kotak-kotak tersebut akan dipindahkan ke lokasi-lokasi yang dianggap penting. Alhamdulillah hingga kini belum ada keluhan masyarakat yang melaporkan melalui Kotak Patroli tersebut. Berarti, situasi Kecamatan Sukawening dan Karangtengah bisa dikatakan kondusif.” Tegasnya.

Sementara itu Kepala, Desa Sukawening, Ali Agus,SE., mengatakan, dengan adanya penyebaran Kotak-Kotak Patroli ke setiap kantor desa, dirinya sangat mendukung sekali. Karena dengan keberadaan Kotak Patroli tersebut, bisa memfasilitasi keluhan-keluhan masyarakat yang masih segan datang melapor ke kantor kepolisian.

“Saya sangat setuju dengan adanya Kotak-kotak Patroli itu. Diharapkan, selain melaporkan saran dan keluhan megenai Kamtibmas, juga masukan dari masyarakat berupa kritik dan saran kepada kepala desa. Agar kepala desa mengetahui kelemahan dan kealfaannya. Jangan sampai dihatinya tersirat kesan merasa benar,” ujar Ali Agus. (Ilham Daris) ***