Korban Pelecehan Seksual Buka Mulut Setelah Marak Berita Saeful Jamil

CIGEDUG,(GE).-Kasus pencabulan terhadap 15 orang anak di bawah umur ini ternyata sudah dilakukan tersangka F (14) sejak satu tahun yang lalu. Kasus ini terungkap setelah korban melihat tauangan penangkapan Saeful Jamil uang tengah dililit kasus sodomi.

Use Sudrajat (40), salah satu orang tua korban, mengaku jika anaknya yang baru berusia tujuh tahun baru memberikan keterangan pada Minggu (28/2). Anaknya yang berinisial H mengaku dicabuli oleh F (14). Kejadian tersebut sudah terjadi sejak tahun 2015.

“Ketahuannya saat salah satu anak sedang menonton kasus Saipul Jamil dengan orang tuanya. Anak tersebut lalu menanyakan arti sodomi. Setelah dijelaskan, anak tersebut mengaku pernah disodomi,” ujar Use di Mapolres Garut, Senin (29/2).

Dari pengakuan anak tersebut, tutur Use, banyak anak yang telah menjadi korban. Hingga kini, diakui Use sudah 15 anak yang menjadi korban. Namun Use memperkirakan korban sodomi bisa terus bertambah.

“Kata anak saya masih ada yang lain. Tapi anaknya belum mengaku,” ucapnya.

Menurut Use, para korban diiming-imingi pelaku berupa barang, uang dan makanan. Bahkan salah satu anak pernah disekap selama satu hari di rumah pelaku.

“Para korban dicabuli mulai dari satu kali sampai yang paling banyak tujuh kali. Biasanya dilakukan di rumah korban,” ucapnya sambil menyebut jika pelaku sudah dua kali tak naik kelas.

Ai Dewi (38), terus menangis saat mendampingi anaknya di Mapolres Garut. Tiga dari empat anaknya menjadi korban pencabulan. Sementara satu anaknya sempat disuruh mencuri oleh pelaku berinisial F (14).

Anak Ai berinisial KA (10), KI (10) dan A (9) menjadi korban pencabulan. Sementara AS (12) pernah disuruh mencuri oleh pelaku. KA dan KI yang merupakan anak kembar beberapa kali dicabuli korban. Sementara si bungsu berinisial A, satu kali menjadi korban pencabulan.

“Saya enggak nyangka anak-anak saya jadi korban. Padahal suami saya baru meninggal 20 hari lalu,” kata Ai.

Ai pun tak bisa menahan kekesalan kepada pelaku. Pelaku diakui Ai, masih bertetangga dengan dirinya. Ai pun tak menyangka jika pelaku tega mencabuli anak-anaknya. (Farhan SN)***