Korban Banjir Bandang Terus Bertambah, Pencarian Dilakukan Hingga ke Sumedang

KOTA, (GE).- Banjir bandang yang mengepung wilayah perkotaan Garut pada Selasa (20/9) malam terjadi di tujuh kecamatan. Dari data sementara sebanyak dari posko utama Kodim 0611 Garut, terdapat ratusan rumah yang terendam.

Ketua tim penanggulangan bencana yang juga Dandim 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto, mengatakan rata-rata ketinggian air di permukiman warga setinggi 2,5 meter. Sejak pukul 19.30 sampai 22.30, Selasa (21/9) hujan mengguyur wilayah Garut. Sedangkan air meluap mulai pukul 23.30.

“Pukul 02.00 air baru surut. Kami langsung melakukan evakuasi terutama warga yang terjebak,” ucap Setyo di Makodim 0611 Garut, kemarin.


Dari data sementara hingga kemarin pukul 19.30, terdapat 21 korban yang ditemukan meninggal dunia. Semua korban telah diidentifikasi di Rumah Sakit Guntur. Pihaknya pun menetapkan tanggap darurat selama tujuh hari untuk pencarian korban.

Luas wilayah yang terdampak banjir juga menyulitkan petugas untuk mencari korban. Tujuh kecamatan yang terdampak yakni Samarang, Bayongbong, Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, dan Cibatu.

“Pencarian terus dilakukan sampai ke Sumedang. Ada satu orang yang berhasil ditemukan di Wado Sumedang,” katanya.

Selain rumah yang hanyut, banyak juga kendaraan roda dua dan empat yang terbawa arus. Kekuatan air bahkan menyeret kendaraan. Selain dari Sungai Cimanuk, air juga berasal dari beberapa anak Sungai Cimanuk. Yakni Sungai Cikamiri, Cipeujeuh, dan Cibeureum.

Menurut Setyo, jumlah rumah yang terendam sebanyak 633 dan terbawa hanyut 57. Jumlah itu masih bisa bertambah karena baru data sementara.

“Jumlah korban terdampak 893 orang. Luka berat 12, luka ringan 47, dan rawat inap empat orang. Sementara jumlah pengungsi 735 orang. Jumlah korban yang belum ditemukan dari laporan warga sebanyak 14 orang,” katanya.

Sebanyak 500 personil dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, dan relawan dikerahkan untuk membantu evakuasi. Pihaknya pun telah menyiapkan beberapa posko untuk membantu warga

“Untuk posko utama di Makodim, dapur umum, pos kesehatan, dan pengungsian di aula Makorem,” ujarnya.

Berikut data Up Date Bencana Alam s/d pukul 14.30 Wib.
A. Tlh dievakuasi & identifikasi di RS TNI AD Guntur Garut korban jiwa meninggal dunia sbnyak 19 orang sdangkan korban selamat yg saat ini sdah mendapatkan penanganan medis dari pihak RS Guntur sbnyak 37 orang, ada pun tuk identitas yg Meninggal sbb:

1.H Nawawi,65 th

2.Iis, 35 th

3.Irsyad, 8 th

4.Ahmad, 3,5 th

5.Rekal,4 bulan

6.Deni, 23 th

7.Siti,38 th

8.Santi, 38 th

9.Revika, 7 th

10.Nunung, 75 th

11.Sari,25 th

12.Jana, 35 th

13.Aceng Taryana, 50 th

14.Welis, 25 th

15.Suryati, 58 th

16.Neng Firiani, 9 thn

17. Entin Kartini, 62 thn

18. Diana, 4 thn

19.Fika, 4 thn

20. Ny.Oom, 82 thn

21.Mr.X ,9 thn
Identitas korban selamat sbb :

1.Wahyu

2.Yeyet

3.Hilman

4.Fitri

5.Raisya

6.Refal

7.Leo Sunaryo

8.Riska

9.Een

10.Dedeh

11.Hardi

12.Ratna

13.Ayu

14.Mamad

15.Mimin

16.Enih

17.Jua

18.Anda

19.Fiki

20.Misyah

21.Ai Rukmana

22.Atikah

23.Rifa Jalaludin

24.Azizah

25.ajat

26.Yani

27.Sambas

28.Rohyadi

29.Zaenal

30.Siti Anggi

31.Entang

32.Rasih

33.Nizar

34.Enih

35.Siti Andi

36.Resi

37.Eka Nurhasanah
Dari sekian korban tsb ditemukan di 3 lokasi yg berbeda yaitu di Lapang Paris, Kp.Bjong Larang dan Kp.Cimacan, Wil Kec.Cibatu dan Kersamanah.

Saat ini sbagian korban meninggal sbnyak 14 orang sdah dibawa pihak kluarga tuk dimakamkan dg mnggunakan Ambulance Pemda & Ambulan Ur Dokes Polres Garut.
B. Data sementara orang hilang di Pusat Posko Makodim 0611 Garut diantaranya sbb :

1. Sdr. Dede sumayati 52 tn

2. Sdri. Lena agustina 18

3. Sdr. Ano 60 th

4. Sdri. Oom 50 th

5. Sdr. Feri 40 th

6. Sdri. Eneng 12 th

7. Sdri. Kokom 35 th

8. Anak dari sdr Bu mimin 3 th

9. Sdr. Supri 40 th

10. Anak Sdr Supri 3 th

11. Sdr. Ahmad 4 th

12. Sdr. Etoy 12 th

Seluruh orang hilang berasal dari Kp. Cimacan Ds. Haurpanggung Kec. Tarogong Kidul
C.Penanganan pengungsi korban Banjir Bandang di Aula Makorem 062 Taruma Negara

– Jumlah pengungsi : 186 org

– Sudah pulang : 89 org

– Bertahan di pengungsian :  97 org

Seluruh pengungsi berasal dari kp.lapang paris, kp.kaum lebak, kp.sindang wargi, sampai saat ini utk sebagian pengungsi masih bertahan dikarenakan rumahnya masih tergenang banjir
D. Data kerugian materil blm bisa diperkirakan, utk dta kerusakan bangunan rumah di Kec.Garut kota, Tarogong, Banyuresmi, Cisurupan sbb :

1. Rusak berat : 135 Unit

2. Rusak sedang : 19 Unit

3. Rusak ringan : 187 Unit

4. Terendam : 451 Unit

5. Hanyut: 194 Unit
E. Lokasi evakuasi korban banjir dan penanganan yang luka dan meninggal sbb :

1. RS Guntur Garut

2. Aula makorem 062/Tn

3. Madrasah Asyfa Kp.Kaum lebak Kel. Paminggir Kec.Grt kota

4. Makodim 0611/Grt

5. Kantor Kelurahan Paminggir
F. Posko Siaga Bantuan Bencana yg dibentuk sbb:

1. Posko Bencana BPBD Kab.Garut

2. Posko Bencana Makodim 0611/Garut

3. Posko Pengungsi Makorem 062/TN

4. Posko Aju Polsek Tarkid

5. Posko Aju Cimacan
G. Tlh dilaks pengerukan/pembersihan material tanah longsor di beberapa titik yakni Jln.Pemegatan Kec.Banjarwangi, Jln. Kec.Bungbulang dan Jln.Kec.Pakenjeng dgn mnggunakan alat berat (Loader). (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI