Kopi Beracun Makan Korban di Garut

LEUWIGOONG, (GE).- Jika di Jakarta sedang ramai diberitakan kasus Jessica yang diduga membunuh Mirna dengan kopi bersianida, lain lagi di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seorang pria kritis usai menenggak kopi yang dicampur dengan racun tikus. Pria tersebut, kini sedang dirawat intensif di Puskesmas Leuwigoong.

Pria yang diidentifikasi bernama Agus Supriatna (49), warga Kampung Babakan Loa RT01/08, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, itu diduga stres hingga mencoba mengakhiri hidupnya. Kasubag Humas Polres Garut AKP. Ridwan Tampubolon mengatakan, peristiwa bunuh diri tersebut diketahui terjadi pada pukul 08.30 WIB.

“Kronologis kejadian dimulai saat saksi yang tidak lain kakak korban, bernama Totong Suhendar (59), warga Kampung Babakan Stasion, Desa Sindangsari, melihat korban sedang duduk termenung. Ia sempat bertanya kepada korban, namun tak mendapat jawaban,” kata Ridwan, Rabu (31/8/2016).

Saksi tersebut, lanjut Ridwan, kemudian meninggalkan korban karena harus beraktivitas. Namun tak berselang lama, ia menemukan korban telah terbaring di teras rumah.

“Saksi ini kemudian mencoba memberitahu Dewi Sri Astuti (44), isteri korban, karena korban tak bergeming saat ditanya. Saksi dan isterinya pun menemukan secangkir kopi dan kertas bungkus racun tikus di dekat kaki korban. Diduga kuat ia meminum kopi yang dicampur racun tikus,” ujarnya.

Agus pun dilarikan ke Puskesmas Leuwigoong untuk diberi pertolongan pertama. “Sementara ini hasilnya nyawa korban bisa diselamatkan. Namun masih harus menunggu hingga siang untuk dicek perkembangannya bagaimana. Jika tak menunjukan perbaikan, terpaksa ia harus dirujuk ke rumah sakit,” paparnya.

Ridwan mengaku belum mengetahui motif Agus nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum kopi beracun. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Petugas kepolisian dari Polsek Leuwigoong masih memeriksa saksi-saksi. Sementara ini dugaannya korban meminum kopi bercampur racun tikus. Semua barang bukti telah dikumpulkan dan diamankan,” ungkapnya. (Farhan SN)***