Koni Jamin Kesiapan Gelaran Porkab 100 Persen

Ketua Koni Garut, H. Ato Hermanto

GARUT, (GE).– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, memastikan gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Kabupaten Garut tahun 2016 ini yang rencananya digelar pada tanggal 23 hingga 31 Desember 2016 siap dilaksanakan.

Ketua Koni Kabupaten Garut H Ato Hermanto menegaskan, semua persiapan untuk gelaran ajang olahraga terbesar di Kabupaten Garut ini telah 100 persen siap dilaksanakan.  Rencananya, pembukaan dan penutupan event olahraga ini akan dilaksanakan di SOR Merdeka Kerkhof. “SOR Merdeka Kerkof bakal menjadi tempat pembukaan juga sekaligus penutupan multi even olahraga terbesar di Kabupaten Garut yang diikuti sebanyak 42 peserta dari 42 kecamatan,” jelas H. Ato.

H Ato menyampaikan, Koni telah menyusun kepanitiaan untuk pelaksanaan Porkab ini dalam rapat yang dipimpin langsung oleh dirinya dengan didampingi wakil ketua H Deden Sofyan serta Sekretaris Umum Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin. Adapun yang ditunjuk menjadi ketua pelaksana Porkab adalah Drs Ade Hendarsyah dengan wakil ketua Drs H Eutik Karyana, Haryono H Ahmad Ayub serta sekretaris umum Rizal Syam dengan bendahara umum H Maksum.


Selain membentuk panitia, menurut H Ato pihaknya juga telah menetapkan logo Porkab 2016 dengan tema “Memperkokoh Komitmen Meraih Prestasi Terbaik di Porda Tahun 2018 menuju Kabupaten Garut yang Bermartabat” dengan tagline “Garut Hebat Garut Bermartabat”.

Dengan telah selesainya semua tahapan persiapan, menurut H Ato saat ini pihaknya tinggal menunggu komitmen dari Pemkab Garut untuk segera merealisasikan dana untuk pelaksanaan Porkab. Karena, sampai saat ini soal dana Pemda masih belum memberikan kejelasan.

H Ato melihat, dukungan dari Pemkab dalam pelaksanaan Porkab ini, merupakan bagian dari rencana strategis yang telah disepakati pemerintah dalam upaya membangun olahraga. Selain itu, tahun ini juga merupakan tahun apresiasi pemerintah daerah terhadap para pelaku dan pemerhati olahraga di Garut.

H Ato juga menyayangkan, pada tahun 2015 lalu yang dicanangkan sebagai tahun penataan sarana dan prasarana olahraga di Garut tidak bisa terlaksana maksimal. Karena, pembangunan SOR Merdeka Kerkhof sebagai pusat aktivitas olahraga di Garut tidak bisa terealisasi. “Jika seandainya KONI diberi keleluasaan untuk melakukan penataan SOR Merdeka, kita yakin tempat itu akan menjadi titik awal kebangkitan olahraga Garut,” ungkapnya.

H Ato berharap, ajang Porkab ini bisa dijadikan momentum terbaik, terutama bagi para pengurus cabor. Agar menyusun rencana dan program kerja ke depan, guna menyongsong tahun restrukturisasi olahraga. “Disitulah nanti kita bisa melihat, target seperti apa yang kita inginkan di ajang Porda XIII nanti di Bogor,” tegasnya.

Oleh karenanya, H Ato mempersilahkan para pengurus cabang olahraga untuk menyusun program kerjanya dengan membangun kreativitas dan inovasi tanpa harus mengandalkan dana dari pemerintah.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI