Konferensi Hukum Asean Hari Ini Dibuka, Ketua ALA Menyampaikan Pesannya

Suasana Konferensi Hukum Asean di Hotel Fairmont Singapura, Kamis (26/07/2018)/ foto: doc, D.Y. Witanto Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas.***

KONFERENSI Hukum Asean hari ini secara resmi dibuka di Hotel Fairmont Singapura, Kamis (26/07/2018). Dalam acara acara tersebut hadir sejumlah praktisi hukum, mulai dari Ketua Mahkamah Agung, para Hakim serta para lawyer se Asean.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Hatta Ali sebagai Ketua Asean Law Association (ALA) Indonesia memberikan sambutannya di hadapan peserta konferesnsi. Masing-masing ketua ALA dari setiap negara juga memberikan sambutannya terkait dengan kondisi dan perkembangan hukum di kawasan Asia Tenggara serta gagasan kerjasama di bidang hukum.

Dalam sambutannya, Hatta menyebutkan konferensi hukum Asean tahun 2018 ini mengusung tema “The Power of One unlocking opportunities in ASEAN Through Law, Satu Kekuatan : Membuka Peluang di ASEAN Melalui Hukum.”


“Tema tersebut sangat tepat mengingat integrasi yang cepat dari kawasan Asia Tenggara dalam banyak segi. Tidak hanya terjadi di bidang ekonomi dan keuangan, tetapi juga dalam konvergensi hukum di kawasan ini,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan besar tetap ada pada proses harmonisasi hukum bagi semua pemangku kepentingan ekonomi dan sosial di ASEAN. Hal ini tak lain untuk mencapai taraf yang setara bagi negara-negara di wilayah ASEAN dalam memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan di kawasan tersebut.

Konferensi hukum yang agendanya akan berlangsung selama 3 hari tersebut akan membahas tentang banyak hal. Di antaranya terkait spektrum hukum yang luas dalam menghadapi tantangan global untuk menghasilkan solusi yang inovatif dan menciptakan panduan untuk peran dan penggunaan hukum di kawasan ASEAN yang terintegrasi.

“Selain itu dengan dibentuknya Institut Hukum ASEAN diharapkan akan menjadi sarana untuk menyebar luaskan dan mengimplementasikan banyak gagasan bagi harmonisasi hukum di negara-negara Asia Tenggara,” tandasnya. (adv.)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI