Kondisi Jembatan Penghubung Cisompet-Cikelet Mengkhawatirkan, Warga Berharap Pemerintah Peduli

Anggota TNI AD bersama warga menunjukan salah satu bagian jembatan Cipalebuh di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Selasa (22/08/2018)***

GARUT, (GE).- Salah satu infrastruktur vital di kawasan selatan Garut, yakni Jembatan Cipalebuh, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut konodisinya sangat mengkhawatirkan. Jika dibiarkan tentunya kondisi tersebut akan membahayakan pengguna jalan.

“Lantai jembatanpun terbuat dari kayu sudah keropos dan berlubang,” ujar Danramil Cisompet Kapten Inf. Edi Subekti, Selasa (21/8/2018).

Saat meninjau jembatan Cipalebuh Kapten Edi didampingi anak buahnya yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Panyindangan, yakni Serda Ujang Rahmatilah. Kapten Edi mengungkapkan, balok kayu jembatan yang berukuran 10×10 Cm tersebut sebagian di antaranya telah keropos dan berlubang dengan diameter sekitar 40 cm.


“Kondisinya sangat membahayakan warga, khususnya pengguna jembatan ini,” tandasnya.

Jembatan Cipalebuh merupakan salah satu fasilitas vital di kawasan tersebut. Keberadaan jembatan ini bisa menghubungkan dua wilayah, antara Kecamatan Cisompet- Kecamatan Cikelet.

“ Ya, khususnya warga Desa Sukanagara, Panyindangan Kecamatan Cisompet dan Desa Linggamanik Kecamatan Cikelet,” ungkapnya.

Diharapkannya, Pemkab Garut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengambil langkah agar Jembatan Cipalebuh segera diperbaiki.

“Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kecelakaan atau korban dari jembatan itu,” ungkapnya.

Pihak Koramil sendiri mengaku sudah beberapa kali menerima pengaduan warga tentang kondisi Jembatan Cipalebuh dan mereka sangat berharap agar segera diperbaiki.

“Selain soal kayu, jembatan tersebut juga tidak ada penerangan sehingga sangat membahayakan bagi warga yang lewat di malam hari,” katanya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI