Kodim 0611 Garut Siapkan Pompa Air untuk Antisipasi Dampak Kemarau

DANDIM 0611 Garut, Letkol Inf. Asyraf Aziz.***

GARUT,(GE).- Untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau berkepanjangan, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut melakukan langkah-langkash antisipatif. Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Azis, mengatakan, salah satu upaya antisipatif untuk menangguilangi kekeringan diantaranya dengan menyiapkan sejumlah pompa air yang disebar di beberapa Koramil.

Asyraf menjelaskan, pompa air tersebut nantinya akan membantu sawah-sawah petani yang kekeringan. Diharapkannya, ketersediaan pompa air tersebut dapat menjaga produktifitas dan stabilitas hasil pertanian.

” Ya, rawan air selama ini selalu terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Garut saat musim kemarau. Dan ini harus kita antisipasi,” tandasnya, Senin (16/7/18).


Diungkapkannya, sebelum musim kemarau, pihaknya telah melakukan pemetaan daerah yang berpotensi kekeringan di Garut. Hasil dari pemetaan tersebut, selain digunakan untuk data internal Kodim juga diserahkan kepada instansi terkait.

“Kita sudah melakukan pemetaan lokasi-lokasi yang rawan kekeringan di seluruh Koramil. Data tersebut kita serahkan juga kepada instansi terkait agar penanganannya bisa dilakukan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Menurutnya, Jajaran Kodim 0611 sudah mempersiapkan langkah bagaimana caranya agar bisa membantu para petani yang mengalami kesulitan pasokan air. Ada beberapa langkah yang telah dan akan dilakukan jajaran Kodim 0611 Garut untuk mengantisipasi kekeringan. Salah satunya dengan menyiapkan pompa air di sejumlah Koramil terutama yang daerahnya masuk kategori rawan air.

“Pompa air yang kita siapkan memang tidak tersebar di seluruh koramil, karena adanya keterbatasan. Namun jika memang ada daerah yang benar-benar rawan air dan membutuhkan pompa sedangkan di koramil setempat tidak ada pompa air, maka bisa saja meminjam ke koramil lain,” tandasnya.

Dijelaskannya, kerawanan air bisa diantisipasi atau paling tidak diminimalisir. Jika tidak diantisipasi sejak dini, dikhawatirkan kemarau bisa berdampak luas termasuk kepada masalah ketahanan pangan. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI