Kisruh Penanganan PKL Pengkolan Hantarkan Mlenik jadi Kasatpol PP Baru, Berikut 5 Nama Pejabat Eselon III A/B yang Dilantik Hari ini

Drs. Mlenik Maumeriadi saat membacakan sumpah jabatannya sebagai Kasatpol PP Garut, dalam sebuah prosesi pelantikan 5 Pejabat Eselon III A/B, di Aula Setda Garut, Rabu (11/05/2016)./Tim 'GE'

PEMKAB,(GE).- Bertempat di Aula Sekretariat Daerah, Rabu (11/5/16), Bupati Garut Rudy Gunawan melantik Mlenik Maumeriadi menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut. Mlenik yang mantan Kadisbudpar ini bertukar jabatan dengan Kasatpol PP sebelumnya, Firman Karyadin yang menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.

Bersama dengan pelantikan Kasatpol PP, Bupati Rudy juga melantik 5 orang pejabat setingkat eselon III A/B di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Mereka yang dilantik dan dialihtugaskan jabatannya antara lain; Rd.Nurlan Rahmat menjadi Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah menggantikan H. Muksin yang beralih tugas menjadi Inspektur Pembantu Wilayah IV.

Bangbang Hernowo, Sebelumnya Sekretaris Kecamatan Cibatu menjabat Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, Pertamanan (LHKP), Frederico Fernandes, kembali ke habitat lamanya di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut sebagai Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah. Sebelumnya Frederico Kepala Bidang Kebersihan DLHKP.

Sementara itu, Gungun Gumbirawan yang menjabat Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah naik menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut yang ditinggalkan Nurlan.

Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya menyampaikan tidak ada degradasi pada proses pelantikan kali ini. Bertukarnya Firman Karyadin dari Kasatpol PP dengan Mlenik Maumeriadi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan semata hanya penyegaran organisasi perangkat daerah.

“Saya sampaikan terima kasih kepada pak Firman selama menjadi Kasatpol PP. Tidak ada persolanan mendasar atas pindahnya yang bersangkutan, cuma kurang koordinasi saja,” tukasnya.

Dietagaskannya, Satuan Polisi Pamong Praja sebagai institusi penegak peraturan daerah menuntut untuk melakukan langkah-langkah kongkrit terkaut upaya pemerintah daerah melakukan penegakan perundang-undangan.

Bupati berharap kepada Mlenik yang diamanahi sebagai Kasatpol PP yang baru agar segera lakukan langkah koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Sementara kepada pejabat lain yang baru dilantik, bupati menyampaikan harapannya untuk segera melakukan kerja nyata sebagaimana yang telah ditentukan berdasarkan tugas dan fungsinya masing-masing.

“Keseriusan dan kesungguhan saudara saudara akan sangat menentukan keberhasilan dalam pekerjaannya.” Tandasnya. (Tim GE)***