Kiprah Perdana Camat Karangtengah

ADALAH Ety Nurhayati yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Cibiuk (Sekmat Cibiuk), kini mendapat amanah menjadi Camat di Kecamatan Karangtengah. Setelah dilantik, Rabu (13/07/2016), Ia segera melakukan kiprah perdananya melalui sosialisasi dan monitoring ke setiap desa.

Setelah camat sebelumnya purna tugas, terhitung dari per 1 Juni 2016, secara otomatis jabatan Karangtengah mengalami kekosongan. Untuk itu Ety Nurhayati yang telah dilantik, segera melakukan sosialisasi dengan para perangkat kecamatan, desa dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen di Masjid Al-Baarokah.

Selain itu, Ety langsung meninjau kelapangan mengenai jenis-jenis kegiatan disetiap desa di Kecamatan Karangtengah yang didanai, baik dari anggaran pusat, maupun APBD. Seperti di Desa Caringin, kini lagi membuka jalan baru Guriang-Sukasirna, di Desa Sindangggalih, diantaranya ada pembangunan PAUD dan BUMDes. Begitu juga jenis-jenis kegiatan yang di aplikasikan di Desa Cinta dan Cintamanik.

“Alhamdulillah setelah saya melakukan monitoring ke lokasi tempat pelaksanaan kegiatan, ternyata program-program pemerintah di wilayah Kecamatan Karangtengah, meskipun baru 60 %, benar-benar telah direalisasikannya. Meskipun, aplikasinya baru melaksanakan tahapan anggaran pertama dari pemerintah. Mudah-mudahan saja pada bulan Agustus, dengan tahapan anggaran kedua sebesar 40 %, semua pengerjaan insfrastruktur dan jenis-jenis kegiatan lainnya berjalan baik, lancar serta sesuai dengan juklak dan juknisnya,” ungkap Camat Ety.

Menurutnya, kini dana bergulir yang dikelola oleh UPK Karangtengah sudah mencapai Rp 7. Hal ini sebagai bukti, baik pengelola maupun masyarakatnya benar-benar amanah dalam rangka menjalankan anggaran dari pemerintah.

Ety mengatakan, pada tahun ini pihak pengelola SPP bukan hanya bergerak dalam jasa simpan pinjam keuangan. Katanya pihak UPK akan menampung hasil life skill dari masyarakat yang berjumlah sekiitar 103 produksi. Mereka akan dibina dan dikasih modal serta akan diberdayakannya.

Pengembangan tersebut,ujar Ety, sesuai dengan harapannya untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui kewirausahaan berbasis home industry pada kelompok SPP. Sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat.

“Tentunya, baik sosialisasi maupun monitoring yang mengawali kiprah saya sebagai camat, tak terlepas dari kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah serta menyelenggarakan tugas umum pemerintahan,” pungkasnya. (Ilham Amir)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN