Ketua LPA Garut : Korban Perkosaan Masih Trauma Belum Bisa Bicara dan Berjalan

TARKID, (GE).- Kondisi korban masih mengalami trauma. Korban saat ini didampingi oleh lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan.

“Saat ini korban masih menjalani treatment psikologis agar bisa pulih kembali,” ujar Ketua LPA Garut, Nitta K Widjaya, Rabu (3/8/2016) di Mapolres.

Kondisi terakhir korban, kata Nitta, tak bisa berjalan dan tak mau berbicara dengan siapa pun orangnya. Dalam waktu dekat korban akan dibawa ke psikiater untuk menenangkan kondisi kejiwaannya.

Menurut dia, kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak di wilayahnya cukup tinggi. Bahkan angkanya tiap tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun ini saja terdapat 76 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Sebagain sudah ada yang tuntas hingga vonis pengadilan,” ujar Nitta.

Nitta menilai kasus pelecehan terhadap anak ini terjadi akibat beberapa faktor. Salah satunya faktor orang tua dan lingkungan.

“Pengawasan dan pendidikan orang tua yang paling utama untuk mengurangi kasus kekerasan kepada anak,” ujarnya. Farhan SN***