Ketua KPU Jabar Menilai Warga Garut Antusias Menghadapi Pilkada 2018

KOMISIONER KPU Jawa Barat, Agus Rustandi.***

GARUT, (GE).- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Barat akan digelar di 16 kabupaten/kota, Juni 2018 mendatang, bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub-Pilwagub) Jawa Barat.

Menurut Komisoner KPU Jawa Barat, Agus Rustandi, meski pelaksanaan Pilkada serentak baru akan dilaksanakan Juni tahun depan, situasi perpolitikan di Kabupaten Garut mulai menghangat. Terlihat dengan bermunculannya sejumlah nama yang digadang-gadang akan menjadi balon Bupati dan Wakil Bupati Garut.

“Hal ini wajar dan menunjukan betapa besarnya antusias warga menyambut pelaksanaan Pilkada di Garut,” ujar Agus, Rabu (5/4/17).


Dikatakan Agus, untuk pendaftaran bakal calon sendiri diperkirakan baru akan mulai dibuka Bulan Desember 2017 mendatang atau pada akhir tahun ini. Perkiraan ini di antaranya melihat Pilkada tahun sebelumnya dimana pendaftaran dimulai 6 bulan sebelum pencoblosan.

“Berkaca pada Pilkada sebelumnya, kemungkinan besar ketika gelaran Pilkada serentak dilaksanakan Bulan Juni 2018, maka pendaftaran tak akan jauh dari  akhir tahun ini,” katanya.

Agus menerangkan, hingga saat ini KPU sendiri masih menyiapkan tahap penyusunan biaya untuk gelaran Pilkada serentak. Baik angaran untuk subsidi ke 16 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada, maupun anggaran untuk Pilgub dan Pilwagub.

Berkaitan dengan syarat pemilih, terang Agus, bagi warga yang telah mempunyai E-KTP, secara otomatis sudah masuk dalam daftar pemilih. Dengan demikian mereka bisa menggunakan hak suaranya pada Pilkada serentak.

Lebih jauh Agus menuturkan, pada Pilgub Jabar 2013 lalu, terdapat 1 juta surat suara yang tidak sah. Ini berarti ada 1 juta penduduk yang menggunakan hak pilihnya tapi tidak benar mencoblosnya.

Karena itu, Agus berharap pada Pilgub nanti masyarakat benar-benar sudah memahami bagaimana mencoblos secara benar, sehingga jumlah suara tidak sah bisa berkurang. Keberadaan RPP (Rumah Pintar Pemilu) di tiap-tiap KPUD di Jabar, diharapkan bisa menjadi wahana edukasi bagaimana menggunakan hak pilihnya secara baik dan benar. (Farhan SN/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI