Kesal terhadap Ulah Suami, Tita Gantung Diri

MAYAT Tita (24) saat ditidurkan setelah diturunkan dari tali gantungan yang menjerat lehernya hingga tewas, Selasa (17/4/18). (Foto : Istimewa)***

GARUT, (GE).- Tak kuat menghadapi perlakuan sang suami, Tita (24), mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Sebelum menggantung diri, ia bahkan sempat menuliskan surat di secarik kertas.

Dalam surat yang ditulis tangan, wanita beranak satu warga Kampung Tegalpanjang RT 01/06, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu mengaku sudah tidak tahan dengan perbuatan suaminya.

“Ya Allah maafkan hamba. Aa abi mah geus embung unggal poe pasea jeung pasea. Aya nanaon teh sagala nyalahkeun ka abi. Aya kasalahan abi we nu dicarekan. Geus embung abi mah cape kudu rumah tangga kieu wae teh.


Baca juga: Mayat Lelaki tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cipancar

(Aa saya sudah tidak mau setiap hari bertengkar dan bertengkar. Ada apa-apa semua menyalahkan kepada saya. Ada kesalahan hanya saya yang dimarahi. Sudah tidak mau saya capek harus berumah tangga seperti ini).

Itulah salah satu bait surat yang ditulis almarhumah Tita sebelum nekat menggantung diri.

Mayat Tita ditemukan oleh anaknya sendiri pada sekira pukul 12.30 WIB, Selasa (17/4/18). Saat masuk rumah sepulang sekolah, sang anak langsung tersentak kaget, karena melihat tubuh ibunya sudah tak bernyawa dengan leher tergantung tali di depan kamar tidurnya.

Mengetahui kejadian tersebut, seketika itu warga sekitar dibuat gempar. Mereka tidak menyangka Tita akan melakukan perbuatan senekat itu.

Setelah mendapat laporan dari warga, aparat Polsek Wanaraja segera menuju TKP. Polisi sempat memeriksa kondisi tubuh korban, sebelum akhirnya mayat diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. (MHI/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI