Kesal dengan Keputusan DPC, Ratusan Kader Gerindra PAC Samarang Lakukan Aksi Pengembalian KTA

GARUT, (GE).- Aksi pengembalian Kartu Tanda Anggota (KTA) dilakukan ratusan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Garut. Aksi yang dilakukan sejumlah kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Samarang ini dipicu kekesalan mereka atas keputusan DPC Gerindra Garut yang mencopot Ketua PAC Samarang.

Menurut Saefulrohman, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Samarang, ratusan kadernya telah mengembalikan KTA. Aksi ini dilakukan karena tidak menerima adanya kabar pemberhentian Ketua PAC yang selama ini dijabatnya.

“Ini spontan dilakukan, saat mendengar adanya pergantian Ketua PAC Samarang,” katanya, Minggu (8/10/17).


Rohman menyebut, bukan saja kader partai yang ada di Kecamatan Samarang yang melakukan aksi pengembalian KTA. Lebih dari itu, seluruh pengurus struktural PAC ikut mengembalikan KTA dan menyatakan keluar dari Partai Gerindra.

“Saya heran dengan adanya keputusan DPC yang melakukan perombakan PAC tanpa melalui mekanisme partai. Apalagi saat ini sedang verifikasi partai,” tukasya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Garut, Enan, membantah adanya pergantian kepengurusan di tingkat PAC. Menurutnya, saat ini memang sedang dilaksanakan verifikasi partai, dan harus melampirkan kartu tanda anggota.

“Tidak ada pergantian kepengurusan partai di tingkat PAC. Ada pergantian, itu juga bagi pengurus yang sudah mengundurkan diri dan meninggal,” ujarya.

Enan mengatakan, terkait aksi pengembalian KTA yang terjadi di Kecamatan Samarang, itu merupakan manuver politik dari Ketua PAC.

“Orang tersebut tidak pernah menginjakan kakinya di DPC. Bahkan lebih memilih bergabung dengan Kagagas (Kader Gerindra Gabung Agus Supriadi),” tandasnya.

Diakuinya, sampai saat ini rekomendasi pengusungan calon Bupati Garut dalam Pilkada 2018 mendatang, memang belum turun dari DPP. “ Memang belum ada rekomendasi, siapa yang akan didukung,” tukasnya. (Tim GE)***

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI