Kesadaran Warga Masih Rendah, Parkir Liar Marak di Zona Merah

GARUT, (GE).- Belum sadarnya warga berakibat pada ketertiban di kawasan perkotaan Garut.  Maraknya parkir liar menjadi salah satu indikasinya, meski di kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) atau “zona merah.”

” Meski sudah terpasang sejumlah rambu peringatan larangan berhenti hampir di sepanjang kawasan tertib lalulintas jalan A Yani dan sejumlah jalur zona merah lainnya. Namun tanpa ada rasa takut melanggar atau ditilang, warga  dengan seenaknya memarkirkan kendaraan didepan rambu larangan tersebut bahkan meninggalkannya,” ungkap Kepala Bidang Sarana Dishub Garut, Nandi Rustandi, Ahad (2/4/2017).

Dikatakannya, Dinas Perhubungan Garut sayangnya  tidak memiliki kewenangan untuk menindak  atau menertibkan  warga yang melanggar.  “Karena hal itu merupakan ranah kewenangan pihak kepolisian,”  tukasnya.


Menurut Nandi, selama ini Dinas Perhubungan hanya memiliki kewenangan dalam menertibkan kendaraan  umum  atau kendaraan tidak laik jalan. Meskipun kerap dilibatkan dalam upaya penertiban,itu kapasitasnya hanya diperbantukan.

Dalam Undang Undang lalu lintas sudah jelas, bahwa bagi masyarakat yang melanggar rambu- rambu atau marka jalan,penindakannya dilakukan oleh aparat penegak hukum kepolisian.

“Kami hanya sebagai penyedia fasilitas rambu-rambu dan marka jalan serta fasilitas penunjang lalu lintas lainnya,” pungkasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI