Kesadaran PNS Terhadap Zakat Penghasilan Masih Rendah

Ketua Baznas Garut, Aas Kosasih

GARUT, (GE).- Kesadaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap zakat penghasilan dinilai masih rendah. Hal tersebut terbukti, hanya 5 persen PNS yang rutin mengeluarkan zakat penghasilannya.

“Dari sekitar 20 ribu PNS atau PNS di Pemkab Garut, baru sekira 5 persen yang sudah menunaikan zakat penghasilannya,” ujar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, R. Aas Kosasih, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/8/17).

Aas menandaskan dari target penerimaan zakat penghasilan sebesar Rp 5 miliar per bulan, baru terkumpul sekira Rp 250 juta tiap bulannya. Itu artinya hanya baru 5 persen kurang dari target jakat penghasilan yang dihimpun dari PNS di Pemkab Garut.


“Memang program zakat penghasilan ini belum efektif diterapkan di kalangan PNS. Pasalnya baru tahun ini disosialisasikan. Mudah-mudahan tahun yang akan datang kesadaran PNS terhadap membayar zakat penghasilan semakin meningkat,” kata Aas.

Masih menurut Aas, di antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Garut, Dinas Kesehatan yang paling bagus kesadaran membayar pajaknya. Hal tersebut, tak terlepas dari peran kepala dinasnya yang intensif memberikan ruang untuk sosialisasi kepada Baznas.

Sementara Dinas Pendidikan yang paling banyak pegawainya dinilai masih kurang. Penyebabnya adalah lemahnya sosialisasi kepada para guru yang jumlahnya mencapai ribuan.

“Kalau sosialisasi ke para guru masih lemah. Jadi tingkat kesadaran membayarnya pun masih rendah,” ungkap Aas.

Dana yang berhasil dikumpulkan oleh Baznas yang bersumber dari zakat, infaq dan sodaqoh, kata Aas, digunakan untuk menyukseskan program Garut cerdas, Garut Sehat, Garut taqwa, Garut peduli dan Garut makmur. Program ini telah digulirkan sejak awal tahun 2017.

Program yang digulirkan oleh telah diterima oleh yang berhaknya diantaranya dari sumber zakat telah didistribusikan kepada 3.089 penerima zakat yang telah terverifikasi. Sementara dari sumber infaq telah didistribusikan kepada 250 orang yang membutuhkan. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI