Kepala Desa Pancasura, Sosok Kades Kreatif dari Garut Selatan

SAAT ini sistem informasi dan komunikasi sudah memasuki era digital seperti internet. Radio salah satu media elektronik hampir dilupakan dan bahkan dianggap sudah ketinggalan zaman. Orang sekarang lebih memilih hand phone (HP) sebagai alat informasi dan komunikasi yang setiap saat bisa mengunakan internet.

Penggunaan internet memang ada nilai positif dan negatif. Sisi positifnya, informasi bisa lebih cepat diterima langsung oleh masyarakat. Dan sisi negatif dari internet,  informasi yang didapat belum tentu kebenarannya dan bisa dipertanggung jawabkan atau yang lebih dikenal dengan sebutan (hoax).

Berangkat dari kondisi tersebut, Saeful A Ridho yang juga Kepala Desa (Kades) Pancasura Kecamatan Singajaya berinisiative mendirikan radio komunitas yang kemudian diberi nama “Pancajaya Suara FM”


“Pancajaya Suara FM didirikan dengan tujuan memberikan informasi  yang bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,”  ucap Saeful.

“Selain itu, bisa menjadi sarana untuk menampung aspirasi, kritikan, khususnya dari masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Singajaya,”  tutur Saeful.

Dengan modal seadanya dan menggunakan peralatan yang sederhana, sudah satu tahun “Pancajaya Suara FM” mengudara.

Disela sela kesibukan sebagai Kades, Saeful selalu menyempatkan untuk menyapa langsung pendengar setia “Pancajaya Suara FM”. Dengan begitu Saeful bisa langsung mengetahui apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat, khususnya masyarakat Desa Pancasura.

Ada beberapa program siaran yang selalu ditunggu oleh pendengar setia, seperti Inspektorat “Informasi Seputar Kita dan Masyarakat”, Muspika “Musik Pilhan Indonesia Kasohor, ” KPK “Kawih Panglipur Kalbu” dan Muspida “Musik Pilihan Dari Agama,” serta ADD”Asiknya Dendang Dangdut.”

Masyarakat Singajaya dan sekitarnya menyambut baik akan adanya radio “Pancajaya Suara FM”.
Seperti yang dikatakan oleh Aki Oheng, sesepuh dari Desa Pancasura “Aki ngarasa atoh jeung bangga, aya radio di Pancasura sabab Aki bisa ngadengekeun berita anu keur haneut”.

“Mudah mudahan dengan adanya radio ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi sumber informasi yang bdisa dipertanggungjawabkan,”  tandasnya.  (Dedi Sofwan)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI