Kenapa Pantai Garut Selatan Kerap Menelan Korban Jiwa? ini Penyebabnya Menurut BPBD

GARUT, (GE).- Hanya dalam sepekan tiga orang wisatawan di Pantai Garut selatan meregang nyawa setelah digulung dahsyatnya ombak di sana. Ada beberapa faktor penyebab kecelakaan di kawasan wisata itu salah satunya akibat minimnya rambu-rambu peringatan bahaya di kawasan itu. Akibatnya wisatawan yang lengah kerap mempertaruhkan nyawa hanya sekadar untuk mengambil foto pribadi.

“Belum memadai rambu-rambu, pemasangannya masih terbatas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Dadi Djakaria kepada wartawan di Garut, Senin (15/5/2017).

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki pantai sepanjang 80 kilometer dari mulai perbatasan Kabupaten Cianjur sampai Tasikmalaya dengan kondisi gelombang laut cukup besar. Menurut dia, laut selatan Jawa Barat di wilayah Kabupaten Garut berbeda dengan laut utara yang ombaknya lebih besar dan cukup berbahaya.


“Dengan pantai yang mencapai 80 kilometer ini harus dipasang rambu-rambu, sementara pemasangan hanya di daerah-daerah wisata,” katanya.

Ia berharap, keberadaan rambu-rambu bahaya di kawasan pantai selatan Garut dapat meminimalisasi terjadinya kecelakaan laut menimpa masyarakat. Selama sepekan ini, lanjut dia, sudah ada tiga orang yang menjadi korban terseret ombak saat berwisata di pantai.

“Rambu-rambu yang dibutuhkan seperti jangan berenang ke tengah laut, lalu hati-hati bagi para pengunjung,” katanya.

Ia menambahkan, gelombang laut selatan Garut sedang tinggi mencapai dua sampai empat meter. Dadi mengimbau masyarakat setempat terutama wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat berada sekitar pantai. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI