Kena Tipu, Sejumlah Tenaga Kerja Melapor ke Dinsosnakertrans

TARKID, (GE) .- Beberapa orang tenaga kerja asal Kabupaten Garut menjadi korban penipuan penempatan tenaga kerja. Mereka mengaku kena tipu oleh salah satu perusahaan yang bergerak dalam pengolahan lahan hutan, Senin (7/12/2015). Untuk menanyakan nasikbnya, mereka mengadu ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Garut.

Dadan, salah seorang korbang, mengatakan, hingga saat ini ada diantaranya 10 orang korban yang masih berada di Kepulauan Riau, kini mereka terpaksa harus tinggal di lingkungan penduduk, atas inisiatif Mulyadi warga setempat.

“Kami mengadu ke Dinsosnakertrans Garut, untuk mendapatkan perlindungan dan membantu proses kepulangannya,” ujarnya, Senin (7/12/2015)

Dikatakannya, setelah mengadu, ternyata pihak Dinsosnakertrans malah menganjurkan untuk melapor terlebih dahulu pada pihak yang berwajib serta Dinas Sosial yang ada di Provinsi tersebut.

“Kirain mau memfasilitasi kepulangan rekan kami yang masih ada di sana, malahan diintruksikan untuk melapor terlebih dahulu,” keluhnya.

Diakuinya, pernyataan Dinas justru bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, saat ditemui di saat kunjungan kerja di Kecamatan Cibiuk.

“Tadi pagi Wakil Bupati Garut, akan menjamin dan memfasilitasi kepulangannya, jika perlu Dinas Sosial Tenaga Kerja Garut yang akan berangkat,” aku Dadan.

Sementara itu, Kepala Bidang Jaminan Rehabilitasi Sosial pada Dinsosnaker Garut, Samhari, menjelaskan, terkait adanya warga Garut yang terlantar di Kepulauan Riau, pihaknya menganjurkan korban untuk melaporkan ke pihak kepolisian terlebih dahulu.

“Untuk mempasilitasi membantu kepulangan mereka, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Garut, tidak memiliki anggaran.” Tutur, Samhari. (Deni Rinjani)***