Kelamaan Nunggu Bantuan Pemkab, Akhirnya Pemdes Leuwigoong Perbaiki Sendiri Jalan Berlubang Ini

LEWIGOONG, (GE),- Kondisi Jalan Raya Leuwigoong yang tembus ke wilayah Kecamatan Cibiuk telah lama dibiarkan rusak. Bahkan, beberapa lubang di jalan ini kian menganga terlebih, sehingga jika dibiarkan tentunya akan membahayakan penggunanya.

Harapan tinggal harapan, pemerintahan desa setempat sedianya menunggu bantuan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) untuk merehabilitasi infrastruktur vital ini. Namun, kelamaan menunggu, bantuan tak jua datang.

Akhirnya Pemerintah Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, memperbaiki jalan ini dengan dana alakadarnya. Dalam pengerjaan Jalan ini, Pemdes Leuwigoong didukung oleh BPD beserta para pemuda bergotongroyong bahu membahu bersama warga sekitar memperbaikinya.


Ketua BPD Desa Leuwigoong , Chaezar Lukman mengatakan akses jalan utama ini telah sekian lama rusak parah. Jika musim penghujan, jalan tak ubahnya sebuah empang. Sebenarnya, Pemdes dan warga Leuwigoong berharap mendapatkan bantuan Pemkab Garut, namun bantuan untuk perbaikan infrastruktur ini tak datang. Malahan jalan ian rusak.

“Ya, bantuan dari Pemkab tak kunjung datang. Malah jalan semakin rusak, jika dibiarkan akan semakin parah. Untuk itu kami terpaksa memperbaikinya dengan dana swadaya seadanya,” kata Lukman.

Dikatakannya, salah satu ruas jalan raya Leuwigoong ini merupakan satu satunya akses vital yang menghbungkan tiga kecamatan, Leuwigoong, Cibiuk, Limbangan dan tembus ke jalan Nasional .

Jalan raya Leuwigoong ini juga menghubungkan kota Garut menuju wilayah Garut utara, yang meliputi Kecamtan Cibiuk, Limbangan, Selaawi dan Malngbong . Di sepanjang jalan tersebut banyak sekali lubang-lubang yang cukup membahayakan pengguna jalan apalagi ketika hari mulai gelap.

Sementara itu, Kepala Desa Leuwigoong, Aa Sudirman , merasa prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Padahal jalan ini termasuk jalan kabupaten yang seharusnya diperbaiki oleh Pemda.

“Saya prihatin dan kasihan terhadap warga kami , khususnya yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Karena itu saya bersama BPD dan juga LPM berinisiatif memperbaiki dengan dana seadanya, untuk sementara kita menimbun lubang lubang. Setidaknya dengan ditimbun bisa mengurangi rsekio kecelakaan pengguna jalan,” tutur Aa, Senin (03/09/2016)

Diharapkannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera memperhatikan kondisi jalan tersebut sebelum kerusakan jalan meluas. Lokasi jalan yang paling parah kerusakannya ini ada sekitar 500 meter, tepatnya di RW 12, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong.

“Tidak adanya TPT di sepanjang jalan juga menyebabkan kondisi jalan banyak yang amblas, sehingga aspal tergerus air dan menimbulkan lubang. Selain itu saluran air pun menjadi sempit karena jalanan amblas,”ungkapnya.

Sekretaris Kecamatan Leuwigoong H. Dadang Kusnawan, sangat mengapresiasi dengan inisiatif Pemerintah Desa Leuwigoong yang begitu peduli terhadap keselamatan warga pengguna jalan.

“Kami sangat apresiasi dan sangat berterima kasih terhadap kepala desa dan BPD yang cukup sigap serta peduli terhadap kondisi jalan tersebut, walau ini bukan sepenuhnya kewenangannya. Dan kami berjanji akan menindaklanjuti dengan menyampaikannya kepada pimpinan.”Tutur Sekmat Leuwigoong. ( TAF ) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI